cache/resized/4b58a38fdcca9a594c83be1e8a19081b.jpg
Riyadh(MedanPunya) Sebuah laporan merebak bahwa penasihat Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran ...
cache/resized/e76a786f47a2f13b6459e30c03d9ce01.jpg
Jakarta(MedanPunya) Institute for Criminal and Justice Reform ( ICJR) mempertanyakan pemenuhan ...
cache/resized/82b6617f94ea680115c3ba247773a2d5.jpg
New York(MedanPunya) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan kritikan kepada ...

Tel Aviv(MedanPunya) Militer Israel menyatakan, pasukannya tidak sengaja menembak perawat muda asal Palestina yang tewas ditembak pada pekan lalu di perbatasan Gaza.

Razan Al Najjar (21) terkena tembakan pada dadanya pada Jumat (1/6) di dekat kota Khan Yunis, sebelah selatan Gaza.

Razan ditembak ketika dia mencoba memberikan pertolongan pertama kepada seorang pengunjuk rasa yang terluka. Otoritas di Palestina menyebut, tiga perawat lainnya juga terkena tembakan api pada hari yang sama.

Sementara itu, pernyataan militer Israel menyatakan, temuan awal penyelidikannya mengungkapkan peluru tidak ditargetkan menyasar kepada petugas medis.

"Sejumlah kecil peluru ditembakkan selama insiden itu, dan tidak ada tembakan yang sengaja atau langsung ditujukan kepadanya," demikian pernyataan militer Israel.

Namun, penyelidikan akan terus berlanjut dan kesimpulannya disampaikan ke departemen Militer Advokat Umum. Menyusul kematian Razan, utusan PBB untuk Timur Tengah Nickolay Mladenov menyatakan, petugas medis bukan target dalam konflik.

"Israel perlu menyesuaikan penggunaan senjata pada pasukan dan Hamas harus mencegah insiden di pagar perbatasan," kicaunya.

Seperti diketahui, warga Gaza sejak 30 maret lalu melakukan unjuk rasa menuntur kembalinya rakyat Palestina kembali ke tanah mereka, setelah tergusur dalam perang 1948.

Demonstrasi kerap diliputi bentrokan kecil dipicu oleh aksi pelemparan batu kepada tentara Israel dan berupaya menerobos pagar perbatasan.***kps/mpc/bs


  • 0 komentar
  • Baca 590 kali