cache/resized/675a260966b3e14d2cdd6154895895b3.jpg
New York(MedanPunya) Perserikatan Bangsa-Bangsa ( PBB) merilis laporan pada Senin (17/9) yang ...
cache/resized/5957554de960f1ba66819e189726e610.jpg
Jakarta(MedanPunya) Sejumlah kursi anggota DPR, MPR, dan DPD terlihat kosong dalam Sidang Tahunan ...
cache/resized/47b7f252018245065f5b45e3042ecdda.jpg
Washington(MedanPunya) Ajakan gandengan tangan Presiden AS Donald Trump ditolak Presiden Komisi ...

Berlin(MedanPunya) Jerman telah melarang geng motor nasionalis Turki Osmanen Germania BC dengan tuduhan kelompok tersebut melakukan aksi kejahatan dan kekerasan.

Menteri Dalam Negeri Jerman Horst Seehofer mengeluarkan larangan bagi geng motor Osmanen Germania BC (Germania Ottoman) pada hari Selasa (10/07). Geng motor Turki itu dilarang melakukan kegiatan apapun.

"Kelompok ini menghadirkan bahaya serius bagi hak individu yang dilindungi secara hukum dan untuk masyarakat umum," demikian pernyataan kementerian tersebut.

Hal ini diumumkan setelah polisi melakukan penggerebekan terhadap markas Osmanen Germania di negara bagian Rheinland Pfalz, Baden Wrttemberg, Bayern dan Hessen. Pihak berwenang memperkirakan kelompok ini memiliki 300 anggota di seluruh Jerman.

Mendagri Seehofer mengatakan larangan itu adalah bagian dari tindakan keras pemerintahan negara bagian dan federal terhadap kejahatan terorganisir.

"Dan tentu saja itu berlaku untuk kelompok pengendara motor seperti Osmanen Germania, yang anggotanya telah melakukan pelanggaran serius," ujar Seehofer. "Mereka yang melanggar aturan hukum seharusnya tidak mengharapkan kelonggaran dari kami."

Sejak didirikan pada tahun 2015, Osmanen Germania telah menjadi salah satu geng yang tumbuh paling cepat di Jerman.

Delapan anggota yang jadi tersangka telah diproses di pengadilan Stuttgart sejak Maret 2018, menghadapi dakwaan seperti percobaan pembunuhan, pemerasan, perdagangan narkoba, perampasan kebebasan dan pelacuran paksa.

Kelompok ini diyakini memiliki hubungan dekat dengan Partai AKP yang berkuasa di Turki, dan di masa lalu telah mengadvokasi pandangan nasionalis Turki dan ekstrem sayap kanan.***dtc/mpc/bs

  • 0 comment
  • Read 765 times