cache/resized/4b58a38fdcca9a594c83be1e8a19081b.jpg
Riyadh(MedanPunya) Sebuah laporan merebak bahwa penasihat Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran ...
cache/resized/e76a786f47a2f13b6459e30c03d9ce01.jpg
Jakarta(MedanPunya) Institute for Criminal and Justice Reform ( ICJR) mempertanyakan pemenuhan ...
cache/resized/82b6617f94ea680115c3ba247773a2d5.jpg
New York(MedanPunya) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan kritikan kepada ...

Mexico City(MedanPunya) Pemerintah Meksiko akan segera mengurus proses lelang untuk menjual pesawat kepresidenan. Hal tersebut demi mewujudkan salah satu janji kampanye presiden terpilih Andres Manuel Lopez Obrador yang telah resmi dilantik pada Sabtu, 1 Desember 2018.

Misi terakhir pesawat kepresidenan Boeing 787-8 itu telah dijalankan, yakni dengan membawa Presiden Enrique Pena Nieto menjalankan tugas terakhirnya menghadiri KTT G20 di Buenos Aires, Argentina akhir pekan lalu.

Pesawat kepresidenan tersebut dikirim dua tahun lalu, setelah sebelumnya dipesan oleh pemerintahan Meksiko pada masa Presiden Felipe Calderon di tahun 2012.

Pesawat kepresidenan Meksiko dibeli dengan harga sekitar 218 juta dollar AS atau sekitar Rp 3,2 triliun.

Kala itu, pesawat Boeing 787-8 Dreamliner itu disebut sebagai yang paling canggih dan efisien yang pernah dimiliki pemimpin negara.

Disampaikan Jorge Mendoza, juru bicara Banobras, bank pembangunan pemerintah yang melakukan transaksi pembelian pesawat kepresidenan, jet tersebut akan menjalani perawatan dan kemudian disimpan di hanggar di San Bernardino, California sambil menunggu pemilik barunya.

Lopez Obrador yang terpilih sebagai presiden Meksiko melalui pemilu pada 1 Juli lalu, memang dikenal dengan pilihannya yang lebih membumi dan sederhana. Dia dikabarkan lebih memilih menggunakan mobil Volkswagen Jetta dan akan menggunakan penerbangan komersial dari pada jet kepresidenan.

"Saya sangat malu memakai pesawat mewah di sebuah negara dengan kemiskinan yang tinggi," ujarnya dalam satu kesempatan.

Menteri Keuangan Carlos Urzua menambahkan, selain menjual jet kepresidenan, pemerintah juga segera melelang sejumlah armada udaranya, meliputi 60 pesawat milik federal dan 70 helikopter.

Presiden Lopez Obrador sebelumnya telah bersumpah akan melakukan perubahan yang mendalam dan radikal di pemerintahannya. Di antaranya dengan memangkas pengeluaran pemerintah melalui pemotongan gaji pegawai.

Dia juga sempat mengatakan berencana menjadikan istana kepresidenan sebagai pusat budaya, sementar dirinya akan tinggal di rumah sederhana. Lopez Obrador juga tidak ingin mendapat mengawalan ketat sehingga berencana membubarkan satuan pengawal presiden dan mengembalikannya kepada tentara.

Presiden dari sayap kiri yang dijuluki AMLO, dari singkatan namanya, juga telah menyatakan akan memangkas gajinya sendiri sebesar 60 persen dari gaji presiden sebelumnya.***kps/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 12 kali