cache/resized/ebd1204bf289bfc3ecb923dc34edb77d.jpg
Kuala Lumpur(MedanPunya) Saat Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengumumkan daftar ...
cache/resized/4b58a38fdcca9a594c83be1e8a19081b.jpg
Riyadh(MedanPunya) Sebuah laporan merebak bahwa penasihat Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran ...
cache/resized/e76a786f47a2f13b6459e30c03d9ce01.jpg
Jakarta(MedanPunya) Institute for Criminal and Justice Reform ( ICJR) mempertanyakan pemenuhan ...

Washington(MedanPunya) Empat mantan presiden Amerika Serikat membantah klaim Donald Trump, yang menyebut mereka juga ingin membangun tembok perbatasan dengan Meksiko selama masih menjabat.

Trump mengatakan pada Jumat lalu bahwa seorang mantan presiden memuji komitmennya untuk membangun tembok perbatasan bagian selatan negara itu.

Namun, tidak ada satu pun dari empat mantan presiden AS yang merasa telah berbicara kepadanya tentang tembok perbatasan.

"Ini seharusnya dilakukan oleh semua presiden pendahulu saya," katanya.

"Mereka semua tahu itu. Beberapa dari mereka bilang kita seharusnya melakukannya," imbuhnya.

Lalu bagaimana tanggapan para mantan presiden "Negeri Paman Sam"?

Jimmy Carter

Sebagai mantan presiden yang paling tua, dia mengaku tidak pernah menyetujui kebijakan Trump soal tembok perbatasan.

"Saya tidak pernah membicarakan tembok perbatasan dengan Presiden Trump dan tidak mendukungnya dalam masalah ini," demikian pernyataan Carter.

George W Bush

Juru bicara mantan Presiden George W Bush, Freddy Ford, juga menyatakan hal senada.

"Mereka tidak membahas hal ini," ucapnya.

Bill Clinton

Juru bicara Bill Clinton, Angel Urena, juga mengatakan Clinton tidak pernah membicarakan tentang membangun tembok di perbatasan.

"Faktanya, mereka belum berbicara sejak pelantikan (Trump)," tuturnya.

Barack Obama

Juru bicara Barack Obama tidak segera menanggapi permintaan untuk mengomentari klaim Trump.

Meski demikian, saat masih menjabat, Obama menyebut tembik perbatasan tidak diperlukan.

"Negara yang dikelilingi tembok hanya akan memenjarakan dirinya sendiri," ucapnya kepada perwakilan negara anggota PBB pada September 2016.

Dalam pidato di Universitas Rutgers, Mei 2016, Obama juga mengecam gagasan tersebut. Dia menilai tembok berlawanan dengan sejarah Amerika yang tumbuh dari mereka yang berjuang.***kps/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 16 kali