cache/resized/f95acf087ea3c8aaa4510ffa1381d291.jpg
Pyongyang(MedanPunya) Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un dikabarkan meminta uang kepada ...
cache/resized/a169e5794c5351a617f5fa2480cc01f3.jpg
Beijing(MedanPunya) Citra satelit terbaru menunjukkan aktivitas China yang tengah membuat kapal ...
cache/resized/b0464be8544b45de19561aca7b0af046.jpg
Bandar Sri Begawan(MedanPunya) Pemerintah Brunei Darussalam tidak hanya memberlakukan hukuman rajam ...

Santa Fe(MedanPunya) Pemerintahan negara bagian New Mexico memerintahkan penarikan sebagian besar pasukan Garda Nasional yang ditempatkan di perbatasan selatan AS.

Langkah tersebut sebagai bentuk sanggahan atas pernyataan pemerintah federal AS yang menyebut akan adanya migran yang berkeliaran di perbatasan selatan.

"Saya menolak anggapan federal akan adanya krisis keamanan nasional yang luar biasa di perbatasan selatan, bahkan beberapa komunitas teraman di AS ada di sana," kata Gubernur New Mexico, Michelle Lujan Grisham.

Gubernur Grisham juga mencela peringatan oleh Presiden Donald Trump soal ancaman migran sebagai kepura-puraan yang tidak masuk akal dan hanya dimaksudkan untuk menciptakan penampilan yang terhormat.

Perintah penarikan pasukan Garda Nasional dari perbatasan itu sesaat sebelum Trump menyampaikan pidato kenegaraannya, pada Selasa (5/2) malam, di mana dia kembali menegaskan akan membangun tempok di sepanjang perbatasan AS-Meksiko.

Perintah yang dikeluarkan Grisham tersebut mencakup penarikan sebagian besar pasukannya yang dikerahkan di New Mexico, termasuk juga dari Arkansas, Kansas, Kentucky, New Hampshire, South Carolina, dan Wisconsin.

Jumlah pasukan Pengawal Nasional yang ditarik, menurut kantor gubernur, berjumlah sebanyak 118 personil.

Grisham menambahkan, beberapa pasukan akan tetap ditempatkan di perbatasan untuk memberi bantuan kemanusiaan kepada masyarakat di daerah yang harus berurusan dengan masuknya keluarga, wanita, dan anak-anak yang melintasi perbatasan.

"Kami akan mendukung tetangga kami di mana kebutuhan akan bantuan sangat besar, dan kami akan menawarkan bantuan yang kami bisa lakukan kepada orang-orang rentan yang sampai di perbatasan kami."

"Tetapi New Mexico tidak akan terlibat dalam sandiwara presiden soal ancaman di perbatasan dengan menyalahgunakan pasukan Garda Nasional kami," kata Grisham menegaskan.

"Kami akan mengerahkan pasukan berseragam kami hanya di saat yang dibutuhkan, di mana kehadiran mereka dapat membawa perbedaan yang nyata dalam memastikan keselamatan publik dan meredakan kekhawatiran kemanusiaan di perbatasan selatan kami," tambahnya.

Presiden Trump telah menuntut pendanaan sebesar 5,7 miliar dollar AS untuk membangun tembok perbatasan di selatan yang berbatasan dengan Meksiko.

Sebelumnya, pada Minggu (3/2), Departemen Pertahanan AS mengatakan bakal mengirim tambahan 3.750 tentaranya ke perbatasan untuk membantu misi memasang penghalang kawat berduri dan mengawasi penyeberangan.***kps/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 139 kali