cache/resized/a169e5794c5351a617f5fa2480cc01f3.jpg
Beijing(MedanPunya) Citra satelit terbaru menunjukkan aktivitas China yang tengah membuat kapal ...
cache/resized/b0464be8544b45de19561aca7b0af046.jpg
Bandar Sri Begawan(MedanPunya) Pemerintah Brunei Darussalam tidak hanya memberlakukan hukuman rajam ...
cache/resized/68a55234bdb2786d58de1973a2ca422d.jpg
Washington(MedanPunya) Presiden AS Donald Trump kembali memuji kerja pasukan AS dalam memerangi ...

Caracas(MedanPunya) Pemadam listrik nasional terpanjang dalam sejarah dunia mengancam Venezuela ke dalam kekacauan yang lebih jauh. Toko-toko, bisnis, sekolah, dan hotel tutup karena tidak mendapat aliran listrik. Sistem komunikasi dan telepon kacau, tidak ada penerbangan dari bandara di Venezuela.

Tidak ada air yang mengalir di keran, sementara orang-orang mengantre dengan membawa galon untuk mendapatkan air.

Rumah sakit tidak beroperasi dengan baik karena kekurangan daya listrik untuk menangani pasien yang kronis. Sebanyak 16 negara bagian di Venezuela tidak dialiri selama akhir pekan dan telah memasuki hari keempat.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro menyalahkan serangan siber AS atas padamnya listrik yang terjadi di negaranya.

Dia mengatakan kepada para pendukungnya, jaringan listrik negara telah disabotase oleh AS terhadap Bendungan PLTA Guri, yang memasok 80 persen listrik di Venezuela.

"Sistem listrik nasional telah mengalami beberapa serangan siber," kicaunya di Twitter.

"Namun, kami melakukan upaya besar untuk memulihkan pasokan yang stabil dan pasti dalam beberapa jam mendatang," imbuhnya.

Pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido akan menyerukan keadaan darurat nasional dalam sesi khusus parlemen pada Senin.

Pengumuman darurat itu akan mengizinkan pengiriman bantuan internasional untuk menanggapi listrik yang padam. Setidaknya ada 15 pasien dengan penyakit ginjal yang telah meninggal dunia sejak pemadaman dimulai pada Kamis lalu.

"Kita harus segera menangani bencana ini. Kita tidak bisa berpaling," ucap Guaido.

Listrik yang padam membuat rakyat Venezuela semakin sengsara, di tengah masalah hiperinflasi dan runtuhnya ekonomi negara.

"Setiap hari menjadi lebih buruk. Kami memiliki layanan terburuk di dunia, tidak ada lampu, air, terkadang tak ada gas," ujar seorang penduduk, Edward Cazano.

Sementara itu, beberapa kasus penjarahan juga dilaporkan di Caracas pada hari Minggu.***kps/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 50 kali