cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...
cache/resized/e8817f3e820125f5141ada3a1cb021dd.jpg
Teheran(MedanPunya) Seorang anggota parlemen Iran menawarkan uang sebesar US$ 3 juta (Rp 40,3 ...
cache/resized/b08c12473eaedd350872fbba9d495169.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan ada cucu usaha dari PT Garuda Indonesia ...

Pyongyang(MedanPunya) Korea Utara (Korut) mengklaim baru saja menguji coba sistem 'peluncur roket multipel berukuran super-besar' yang diawasi langsung oleh pemimpin mereka, Kim Jong-Un. Klaim Korut ini merujuk pada proyektil tak dikenal yang ditembakkan pada Selasa (10/9) kemarin.

Diketahui sebelumnya, militer Korea Selatan (Korsel) menyebut Korut dua kali meluncurkan proyektil tak dikenal pada Selasa (10/9) pagi waktu setempat dari area Kaechon, Provinsi Pyongan Selatan. Proyektil itu ditembakkan ke arah timur dan berhasil mengudara sejauh 330 kilometer (205 mil).

Kantor berita resmi Korut, Korean Central News Agency (KCNA), dalam artikel terbaru menyebut Kim Jong-Un 'memberikan panduan lapangan' untuk uji coba pada Selasa (10/9) waktu setempat.

Disebutkan juga oleh laporan KCNA bahwa 'peluncur roket multipel berukuran super-besar' diuji coba dalam sebuah latihan yang diawasi oleh Kim Jong-Un sekitar dua pekan lalu.

Laporan KCNA menyebut uji coba itu bertujuan 'mengukur waktu pengerahan pertempuran'. KCNA juga mengisyaratkan bahwa uji coba lainnya akan digelar.

"Apa yang masih harus dilakukan adalah menggelar uji tembak yang merupakan karakter paling jelas dalam hal kekuatan peluncur roket multipel," sebut KCNA.

Pada Senin (9/9) waktu setempat, Wakil Menteri Luar Negeri Korut, Choe Son Hui dalam pernyataan via KCNA menyebut negaranya 'bersedia untuk duduk bersama dengan pihak Amerika Serikat (AS) untuk berdiskusi secara komprehensif soal isu-isu yang sejauh ini telah dibahas'. Choe menyebut pembicaraan itu akan digelar akhir September ini, dengan tempat dan waktu masih akan ditentukan.

Dalam tanggapannya, Presiden AS Donald Trump mengaku memiliki hubungan baik dengan Kim Jong-Un. "Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan Ketua Kim. Saya selalu mengatakan bahwa mengadakan pertemuan adalah hal yang baik. Kita akan lihat apa yang terjadi," tutur Trump.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 118 kali