cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Washington(MedanPunya) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim bahwa lebih dari 1 juta orang di AS telah menjalani pemeriksaan virus Corona (COVID-19). Trump mendorong warga AS untuk membantu memerangi virus Corona dengan langkah-langkah tegas.

Trump menyebut momen saat lebih dari 1 juta orang di AS telah diperiksa itu sebagai 'tonggak sejarah'.

"Hari ini kita mencapai tonggak sejarah dalam peperangan melawan virus Corona. Lebih dari 1 juta warga Amerika telah diperiksa -- lebih banyak dibandingkan negara manapun sejauh ini," ucap Trump saat berbicara kepada wartawan di Gedung Putih pada Senin (30/3) waktu setempat.

Menteri Kesehatan dan Layanan Manusia AS, Alex Azar, menambahkan bahwa AS kini memeriksa 100 ribu sampel dalam sehari.

Jumlah total kasus virus Corona di AS, menurut data Johns Hopkins University, kini melebihi 164 ribu kasus. AS menjadi negara dengan jumlah kasus terbanyak di dunia. Sedangkan jumlah korban meninggal melampaui 3 ribu orang.

Pada Minggu (29/3) waktu setempat, Trump mengumumkan bahwa berbagai langkah rekomendasi, termasuk meminta orang-orang tidak berkumpul dalam kelompok melebihi 10 orang dan menghindari makan di restoran dan bar, akan diperpanjang hingga akhir bulan depan.

"Panduan akan tetap berlaku, bahkan mungkin sedikit diperketat," ucap Trump.

Trump yang sempat dikritik karena awalnya meremehkan pandemi virus Corona, mendorong semua orang di AS untuk mematuhi panduan yang diberikan.

"Kita masing-masing memiliki peran yang harus dimainkan untuk memenangkan perang ini. Setiap warga, keluarga dan bisnis bisa membuat perbedaan dalam menghentikan virus ini. Ini menjadi tugas patriotik kita bersama. Masa-masa sulit ada di depan, selama 30 hari ke depan dan ini adalah 30 hari yang sangat vital," tegas Trump dalam imbauannya.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 77 kali