Senin, 26 Januari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

Macron Kritik Media Asing yang Dinilai Sudutkan Prancis soal Ekstremisme

Senin, 16 November 2020
kanal Dunia
17
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Paris(MedanPunya) Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengkritik pemberitaan media asing terkait posisi Prancis terhadap ekstremisme Islam usai serentetan serangan di negara tersebut. Macron bahkan sampai menghubungi koresponden New York Times (NYT) yang melontarkan kritikannya.

Macron menghubungi koresponden NYT, Ben Smtih, untuk menyampaikan kritikan terhadap ulasan media terkemuka Amerika Serikat (AS) itu soal posisi Prancis terhadap ekstremisme, yang dianggap oleh Macron mengarah pada ‘melegimitasi’ tindak kekerasan.

“Ketika Prancis diserang lima tahun lalu, setiap negara di dunia mendukung kami,” tutur Macron kepada Smith yang kemudian dipublikasikan dalam tulisan kolom NYT edisi Minggu (15/11) waktu setempat.

“Jadi ketika saya melihat, dalam konteks itu, beberapa surat kabar yang saya yakini berasal dari negara-negara yang berbagi nilai-nilai kami … ketika saya melihat mereka melegitimasi kekerasan ini, dan mengatakan bahwa inti masalahnya adalah bahwa Prancis itu rasis dan (menganut) Islamofobia, maka saya katakan prinsip-prinsip dasar telah hilang,” ujar Macron.

Dalam tulisan kolom itu, Smith menyebut Macron berargumen bahwa: “Media asing telah gagal memahami ‘laicite’.”

Laicite merupakan prinsip sekularisme di Prancis, yang menjadi pilar dari kebijakan dan masyarakat Prancis.

Dukungan domestik untuk ketegasan soal perlunya para imigran merangkul nilai-nilai Prancis semakin menguat dibanding sebelumnya, sejak pemenggalan seorang guru bernama Samuel Paty yang menunjukkan karikatur Nabi Muhammad dalam salah satu kelasnya saat membahas kebebasan berbicara.

Beberapa waktu lalu, saat memberikan penghormatan kepada Paty, Macron menegaskan prinsip sekularisme Prancis dan tradisi satire yang telah ada sejak lama di negara tersebut. “Kami tidak akan menyerahkan kartun,” ucapnya saat itu.

Pernyataan dan pandangan Macron itu memicu pertanyaan, tidak hanya dalam protes kemarahan di berbagai negara mayoritas Muslim — kebanyakan menyerukan boikot produk Prancis — tapi juga oleh surat kabar berbahaya Inggris dan bahkan sekutu politik internasional.

Media Financial Times mempublikasikan artikel kolom oleh salah satu korespondennya yang berjudul ‘Perang Macron terhadap ‘separatisme Islam’ hanya semakin memecah-belah Prancis’. Surat kabar itu menurunkan tulisan kolom tersebut, dengan menyebut adanya kesalahan faktual.

Menegaskan posisi Prancis dalam suratnya kepada Financial Times, Macron membantah dirinya menstigmatisasi Muslim. “Prancis — kami diserang karena ini — adalah sama sekulernya bagi Muslim, seperti bagi penganut Kristen, Yahudi, Buddha dan semua penganut kepercayaan,” tegasnya.***dtc/mpc/bs

Berikan Komentar:
Tags: ekstremismeEmmanuel MacronPrancis
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Golkar Sindir ‘Ceramah Lonte’ Habib Rizieq: Katanya Revolusi Akhlak

Berita Berikutnya

Bunuh Wanita-Bawa Mayat Pakai Becak, Sepasang Kekasih di Langkat Ditangkap

Related Posts

Dunia

Iran Tidak Takut, Teheran Bantah Klaim Khamenei Sembunyi di Bunker

Senin, 26 Januari 2026
Dunia

NATO Ungkap Satu-satunya Cara Cegah Trump Caplok Greenland

Jumat, 23 Januari 2026
Dunia

Benua Biru Genting, 27 Pemimpin Dunia Eropa Dilaporkan Rapat Persiapan PD III

Rabu, 21 Januari 2026
Dunia

Bukan Cuma Greenland, Trump Kini Incar “Keamanan” di Kanada

Senin, 19 Januari 2026
Dunia

Rusia Kecam Kekuatan Asing yang Coba Intervensi Demo di Iran

Selasa, 13 Januari 2026
Dunia

Heboh, Trump Sebut Dirinya ‘Presiden Sementara Venezuela’

Senin, 12 Januari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Iran Tidak Takut, Teheran Bantah Klaim Khamenei Sembunyi di Bunker

Senin, 26 Januari 2026

Tundukkan Arsenal dan Man City, Carrick Dinilai Tetap Bukan Sosok yang Tepat untuk MU

Senin, 26 Januari 2026

Harga Emas Dunia Tembus Rekor Baru, Picu Kekhawatiran Krisis Global

Senin, 26 Januari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana