Jumat, 16 Januari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

Ratusan Prajurit Wagner Tiba di Afrika Tengah untuk Amankan Referendum

Senin, 17 Juli 2023
kanal Dunia
10
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Bangui(MedanPunya) Ratusan tentara bayaran dari Grup Wagner tiba di Republik Afrika Tengah untuk mengamankan referendum pada 30 Juli 2023.

Di negara yang bermasalah itu, Grup Wagner telah membantu pemerintah melawan pemberontak.

Republik Afrika Tengah akan menggelar pemungutan suara mengenai perubahan konstitusi yang memungkinkan Presiden Faustin Archange Touadera mengamankan masa jabatan ketiga.

“Pesawat lain sudah tiba di Bangui dengan instruktur untuk bekerja di Republik Afrika Tengah,” kata Persatuan Petugas untuk Keamanan Internasional (OUIS) di Telegram.

Beberapa ratus profesional berpengalaman dari perusahaan Wagner bergabung dengan tim yang bekerja di CAR (Republik Afrika Tengah), lanjutnya.

“Instruktur Rusia akan terus membantu tentara angkatan bersenjata Afrika Tengah memastikan keamanan dalam mengantisipasi referendum konstitusional yang dijadwalkan pada 30 Juli,” OUIS menambahkan.

Menurut Amerika Serikat, OUIS adalah perusahaan terdepan untuk Grup Wagner di Republik Afrika Tengah, dijalankan oleh Alexandre Ivanov dari Rusia yang terjerat sanksi AS pada Januari 2023.

OUIS juga mengatakan bahwa instrukturnya telah melatih pasukan keamanan CAR selama lebih dari lima tahun, memungkinkan peningkatan keamanan umum negara.

Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah sumber asing mengatakan bahwa para prajurit Wagner meninggalkan Republik Afrika Tengah, tetapi dibantah pemerintah.

Masa depan kelompok paramiliter swasta yang dipimpin Yevgeny Prigozhin ini tidak pasti setelah memberontak terhadap pemerintahan Presiden Rusia Vladimir Putin pada 23-24 Juni.

Grup Wagner merebut situs-situs tentara Rusia dan maju ke Moskwa, kemudian mundur setelah ada kesepakatan dengan Putin yang dimediasi Presiden Belarus Alexander Lukashenko.

Akan tetapi, aktivitas Grup Wagner di luar negeri khususnya di Suriah dan beberapa negara Afrika belum dipertanyakan secara terbuka.***kps/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: Afrika TengahGrup Wagner
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Dugaan Korupsi di Tubuh KPK: Pegawai “Mark-Up” Uang Dinas dan Pungli di Rutan

Berita Berikutnya

Kembali Turun, Utang Luar Negeri Indonesia Jadi 398,3 Miliar Dolar

Related Posts

Dunia

Rusia Kecam Kekuatan Asing yang Coba Intervensi Demo di Iran

Selasa, 13 Januari 2026
Dunia

Heboh, Trump Sebut Dirinya ‘Presiden Sementara Venezuela’

Senin, 12 Januari 2026
Dunia

China Makin Intensif Tangkap Pemimpin Gereja

Senin, 12 Januari 2026
Dunia

Hanya 1,6 KM dari Tragedi George Floyd, Penembakan Ibu oleh Agen ICE Kembali Guncang AS

Jumat, 9 Januari 2026
Dunia

China Ungkap Taktik AS Serang Venezuela, Ada Satu Titik Lamah

Rabu, 7 Januari 2026
Dunia

Korut Luncurkan Rudal Hipersonik, Siap untuk Perang!

Senin, 5 Januari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Kawanan Maling Bobol Rumah Ditinggal Pemilik, Sudah 10 Kali Beraksi

Kamis, 15 Januari 2026

Lapor Pak Bupati, Jalan Ismail Harun Deli Serdang Rusak Parah

Kamis, 15 Januari 2026

Pedagang Kuliner di Binjai Lega Harga Cabai Murah

Kamis, 15 Januari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana