Harga Emas Meroket Usai Serangan Iran, Pasar Waswas Israel Membalas

Jakarta(MedanPunya) Harga emas perlahan-lahan mengalami kenaikan pada hari Senin. Kenaikan harga ini terjadi setelah memanasnya situasi geopolitik dunia setelah Iran meluncurkan serangan tiba-tiba ke Israel.

Emas dinilai menjadi komoditas yang masuk dalam kategori safe haven di tengah gejolak yang terjadi. Hal ini menjadi sebab utama harganya mengalami kenaikan.

Harga emas naik 0,7% menjadi sekitar US$ 2.359,92 atau sekitar Rp 37,52 juta per ounce. Bila dihitung per gramnya, harga emas berkisar di Rp 1,32 juta per gram.

Logam kuning itu telah naik sekitar 14% untuk tahun ini. Emas sempat mencapai rekor US$ 2.431,29 per ounce pada hari Jumat.

Chris Weston selaku Kepala Penelitian di Pepperstone sendiri berpendapat bahwa kenaikan harga emas kemungkinan akan tetap terkendali dan tidak naik signifikan. Pasalnya, Weston menilai pelaku pasar sudah menduga semua serangan ini akan terjadi.

“Semuanya tampak cukup terkendali. Dari sudut pandang yang sangat sederhana, tindakan Iran tidak terlalu mengejutkan siapa pun, tindakan tersebut sejalan dengan apa yang kami duga pada akhir pekan lalu,” beber Chris Weston.

Dia melanjutkan kemungkinan kenaikan harga emas masih bakal terjadi karena banyak pihak yang masih mengantisipasi serangan balasan Israel ke Iran.

“Apa yang mungkin menyebabkan sedikit kenaikan harga emas adalah gagasan bahwa akan ada respons balasan lain dari Israel, dan jika itu terjadi hal itu dapat menyebabkan risiko,” ungkap Chris Weston.

Seperti diketahui Iran, pada Sabtu malam, telah meluncurkan serangan ke Israel sebagai pembalasan atas dugaan serangan Israel terhadap konsulatnya di Suriah pada 1 April. Ancaman perang terbuka pun melebar di kawasan Timur Tengah.

Pasar global berjuang untuk menentukan arah di awal Asia pada hari Senin setelah perkembangan akhir pekan di Timur Tengah.***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Exit mobile version