cache/resized/4b58a38fdcca9a594c83be1e8a19081b.jpg
Riyadh(MedanPunya) Sebuah laporan merebak bahwa penasihat Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran ...
cache/resized/e76a786f47a2f13b6459e30c03d9ce01.jpg
Jakarta(MedanPunya) Institute for Criminal and Justice Reform ( ICJR) mempertanyakan pemenuhan ...
cache/resized/82b6617f94ea680115c3ba247773a2d5.jpg
New York(MedanPunya) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan kritikan kepada ...

Jakarta(MedanPunya) Data Bdan Pusat Statisti ( BPS) menunjukkan, upah nominal buruh tani nasional pada April 2018 meningkat 0,52 persen dibanding upah buruh tani di Maret 2018, dari Rp 51.598 menjadi Rp 51.864 per hari.

"Sementara untuk upah riil mengalami kenaikan sebesar 0,48 persen," ujar Kepala BPS Suhariyanto.

Adapun upah nominal buruh bangunan, pada April 2018 naik 0,12 persen dibandingkan Maret 20018, dari Rp 85.880,00 menjadi Rp 85.983 per hari. Untuk upah riil, mengalami kenaikan 0,02 persen.

"Ini untuk buruh-buruh pembangunan rumah ya," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, rata-rata upah nominal buruh potong rambut wanita per kepala mengalami kenaikan 0,10 persen dari Maret 2018 ke April 2018.

Dengan demikian, upah nominal buruh potong rambut naik dari Rp 26.729 menjadi Rp 26.755 per kepala. Sementara untuk upah riil, dilaporkan stabil di angka Rp 20.160.

Untuk upah pembantu rumah tangga dari April 2018 ke Maret 2018 mengalami kenaikan 0,11 persen untuk rata-rata upah nominal. Sehingga, upah nominal bulanan pembantu rumah tangga naik dari Rp 392.103 menjadi Rp 392.535.

Untuk upah riil tercatat naik 0,01 persen dari Rp 295.748 menjadi Rp 295.784. Sebagai informasi, upah nominal adalah rata-rata upah yang diterima ssebagai balas jasa pekerjaan yang telah dilakukan.

Sementara upah riil menggambarkan daya beli dari pendapatan yang diterima yang berasal dari perbandingan antara upah nominal dengan indeks konsumsi rumah tangga.***kps/mpc/bs


  • 0 komentar
  • Baca 236 kali