Kamis, 16 Agustus 2018

Pendiri Apple Ingin Bitcoin Jadi Mata Uang Tunggal Dunia

Selasa, 05 Jun 2018 12:29
Beri Rating Berita Ini
(0 votes)

Jakarta(MedanPunya) Salah satu pendiri Apple, Steve Wozniak, mengatakan bahwa dirinya setuju dengan apa yang sempat diungkapkan oleh Jack Dorsey, CEO Twitter, mengenai Bitcoin belum lama ini. Saat itu, Dorsey percaya jika Bitcoin akan menjadi mata uang tunggal di dunia, dan Wozniak juga menginginkan hal tersebut dapat terjadi.

"Saya setuju dengan apa yang Jack Dorsey katakan tanpa perlu berharap itu akan terjadi, namun karena saya ingin hal tersebut menjadi kenyataan. Itu merupakan sebuah pemikiran yang sangat murni," ujarnya.

"Bitcoin dapat terdefinisi secara matematis, ada kuantitas yang pasti, terdapat cara bagaimana ia terdistribusi. Ini sangat murni dan tidak ada manusia di belakangnya, tidak ada perusahaan yang menjalankannya, ini hanya terus tumbuh, tumbuh, dan berusaha bertahan," tuturnya menambahkan.

Wozniak sendiri sempat membeli cryptocurrency paling populer tersebut ketika harganya masih setara dengan USD 700 per kepingnya, atau USD 6.700 lebih murah jika dibandingkan dengan nilainya sekarang merujuk pada data dari Coindesk. Meski begitu, Wozniak tidak berminat untuk menjadi investor Bitcoin.

Ia pun sudah menjual seluruh aset Bitcoin miliknya dengan hanya menyisakan satu keping. Pria yang kerap disebut sebagai The Woz ini mengatakan dirinya hanya ingin melakukan eksperimen terhadap teknologi tersebut.

Di samping memiliki sekeping Bitcoin, pria yang mendirikan Apple bersama Steve Jobs pada 1976 ini juga mempunyai dua buah Ethereum. Kedua cryptocureency yang dimiliki Wozniak merupakan pemilik kapitalisasi pasar terbesar di antara mata uang digital lain. Kapitalisasi pasar Bitcoin sudah hampir menyentuh USD 127 miliar, sedangkan Ethereum berada di angka USD 58 miliar.

Selain kedua mata uang virtual tersebut, terdapat lebih dari 1.000 cryptocurrency yang beredar di dunia. Meski begitu, Wozniak mengatakan Bitcoin merupakan satu-satunya yang alami dikarenakan memiliki aspek-aspek yang membuatnya menyandang status tersebut, salah satunya sudah terdesentralisasi.

"Hanya Bitcoin yang merupakan emas digital alami dan saya benar-benar yakin dengan hal itu, yang lain cenderung menyerah dalam menyediakan aspek yang dimiliki oleh Bitcoin. Contohnya, menjadi benar-benar terdesentralisasi tanpa ada pusat kontrol," katanya.

"itu merupakan satu hal yang tidak dipunyai oleh yang lain, dalam memiliki sebuah model bisnis. Sifat alaminya lebih penting dari berbagi aspek konvensional yang dimiliki oleh manusia," pungkas Wozniak.

Bitcoin memang dapat dikatakan tidak diedarkan oleh sebuah pihak berwenang. Berbeda dengan mata uang tradisional seperti rupiah dan dollar AS yang dikeluarkan oleh bank sentral masing-masing negara.

Mata uang virtual tersebut hadir berkat persoalan matematis kompleks dan perhitungan cryptographic di dalam blockchain, teknologi yang melatar belakangi Bitcoin. Jaringan Bitcoin dijaga dan dipelihata oleh sejumlah pemain sehingga membuat cryptocurrency tersebut bisa dikatakan telah terdesentralisasi.***dtc/mpc/bs

Dibaca 630 Kali