cache/resized/e76a786f47a2f13b6459e30c03d9ce01.jpg
Jakarta(MedanPunya) Institute for Criminal and Justice Reform ( ICJR) mempertanyakan pemenuhan ...
cache/resized/82b6617f94ea680115c3ba247773a2d5.jpg
New York(MedanPunya) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan kritikan kepada ...
cache/resized/d62aab24d5771b45119d776c93896d07.jpg
New York(MedanPunya) Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat, dipenuhi gelak tawa ketika ...

Jakarta(MedanPunya) Para pemudik belakangan ini dihebohkan terkait adanya ancaman uang elektronik yang expired atau hangus jika terlalu lama berada di dalam tol. Namun ternyata bukan berarti saldo uang elektronik Anda lenyap begitu saja.

AVP Corporate Communication Jasa Marga Dwimawan Heru menjelaskan, jika pemudik terlalu lama di dalam tol bukan berarti uang elektronik terpotong atau bahkan kartu elektronik tidak bisa selamanya. Kartu itu hanya tak bisa digunakan untuk keluar dari tol yang sedang dilalui saja.

"Kami tegaskan bahwa hal itu tidak membuat uang elektronik anda menjadi expired atau tidak bisa digunakan kembali, atau bahkan uang elektronik anda saldonya terpotong," tuturnya.

Dwimawan menambahkan, jika kondisi itu terjadi uang elektronik hanya tidak bisa digunakan di Gardu Tol Otomatis (GTO). Sehingga pembayaran dilakukan melalui mesin EDC yang disediakan petugas di luar gerbang tol.

"Dalam hal terjadi kejadian serupa, maka sebagaimana kami tegaskan di atas, uang elektronik tetap ditransaksikan secara manual," tambahnya.

Jasa Marga selaku BUJT sengaja menerapkan hal tersebut dengan tujuan melakukan monitoring atas kendaraan yang melintasi jalan tolnya. Sehingga perusahaan bisa melakukan evaluasi terhadap operasionalnya.

Penerapan batas waktu pun berbeda-beda. Sebagai contoh untuk tol Purbaleunyi maksimal 4 jam.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1006 kali