cache/resized/a169e5794c5351a617f5fa2480cc01f3.jpg
Beijing(MedanPunya) Citra satelit terbaru menunjukkan aktivitas China yang tengah membuat kapal ...
cache/resized/b0464be8544b45de19561aca7b0af046.jpg
Bandar Sri Begawan(MedanPunya) Pemerintah Brunei Darussalam tidak hanya memberlakukan hukuman rajam ...
cache/resized/68a55234bdb2786d58de1973a2ca422d.jpg
Washington(MedanPunya) Presiden AS Donald Trump kembali memuji kerja pasukan AS dalam memerangi ...

Jakarta(MedanPunya) Nilai tukar rupiah melemah jelang akhir pekan ini. Pada Jumat (22/2), kurs tengah Bank Indonesia (BI) menunjukkan nilai tukar rupiah pada Rp 14.079 per dollar Amerika Serikat (AS).

Rupiah melemah 0,16 persen ketimbang posisi kemarin pada Rp 14.057 per dollar AS. Di pasar spot pukul 10.44 WIB, kurs rupiah berada di Rp 14.077 per dollar AS. Rupiah melemah 0,04 persen jika dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Rupiah melemah bersama dengan mayoritas mata uang Asia. Pelemahan mata uang Asia terbesar tampak pada baht Thailand yang melemah 0,27 persen, diikuti ringgit Malaysia 0,11 persen, dan dollar Singapura 0,91 persen.

Dua mata uang Asia menguat di tengah pelemahan mata uang lainnya. Dollar Taiwan menguat 0,58 persen dan rupee India menguat 0,30 persen. Sementara indeks dollar hari ini menguat ke 96,61.

Indeks yang mencerminkan nilai tukar dollar AS terhadap mata uang utama dunia ini menguat sejak rilis catatan rapat Federal Reserve (The Fed) yang menunjukkan bahwa bank sentral sementara akan mempertahankan posisi suku bunga. The Fed akan mengubah haluan jika kondisi ekonomi membaik.***kps/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 65 kali