cache/resized/1a5b814444b68f4e3bcd007b5f81a218.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan pemerintah memutuskan tidak ...
cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...

Jakarta(MedanPunya) Tenaga kerja asing (TKA) asal China paling banyak dipekerjakan di Indonesia dibandingkan TKA negara lain. Berdasarkan data jumlah TKA 2018 yang diterima detikFinance dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), dari total TKA di Indonesia yang tercatat sebesar 95.335, sebanyak 32.209 berasal dari China, atau 33,7% dari total.

Menyusul China, jumlah TKA terbanyak kedua di Indonesia berasal dari Jepang yaitu 13.897 orang, Korea Selatan 9.686, India 6.895, Malaysia 4.667, Filipina 2.910, Australia 2.600, Amerika Serikat (AS) 2.556, Inggris 2.133, Singapura 1.880, lain-lain 15.902.

Pada 2017, jumlah TKA asal China juga mendominasi di Indonesia, yaitu 24.804 orang, lalu disusul Jepang 13.540, AS 2.526, Australia 2.603, India 6.237, Inggris 2.016, Korea Selatan 9.521. Selanjutnya berasal dari Malaysia 4.603 orang, Filipina 3.174, Singapura 1.915, dan lainnya sebanyak 15.035 orang.

Namun pada 2017, rasio penggunaan TKA khusus di Indonesia ini masih rendah, yaitu sekitar 0,1% dari total penduduk Indonesia.

Rasio terbesar penggunaan TKA khusus dipegang oleh AS sebesar 20,7%, Malaysia sebesar 1,8%, Thailand sebesar 1,7%, Singapura sebesar 1,4%, Uni Emirat Arab sebesar 1,2%, Qatar sebesar 1,2%, Jepang sebesar 0,9%, Taiwan sebesar 0,5%, Hong Kong sebesar 0,3%, dan Indonesia hanya 0,1%.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 304 kali