cache/resized/a169e5794c5351a617f5fa2480cc01f3.jpg
Beijing(MedanPunya) Citra satelit terbaru menunjukkan aktivitas China yang tengah membuat kapal ...
cache/resized/b0464be8544b45de19561aca7b0af046.jpg
Bandar Sri Begawan(MedanPunya) Pemerintah Brunei Darussalam tidak hanya memberlakukan hukuman rajam ...
cache/resized/68a55234bdb2786d58de1973a2ca422d.jpg
Washington(MedanPunya) Presiden AS Donald Trump kembali memuji kerja pasukan AS dalam memerangi ...

Beijing(MedanPunya) China melaporkan ekspor anjlok 20,7 persen pada Februari 2019. Ini adalah penurunan terbesar dalam tiga tahun terakhir. Penurunan ekspor tersebut disebabkan besarnya penurunan kegiatan perdagangan dengan Amerika Serikat.

Penurunan total ekspor China pun lebih besar dari yang diperkirakan. Ini memberikan bukti pertama terkait dampak tarif yang diberlakukan AS terhadap produk-produk China.

Pada bulan Februari 2019 lalu, impor China dari AS turun 19,9 persen menjadi 7,9 miliar dollar AS. Pada bulan Januari 2019, nilai impor China dari AS sebesar 9,2 miliar dollar AS.

Adapun ekspor China ke AS tercatat turun 14,1 persen. Ini mengindikasikan perdagangan di antara dua ekonomi terbesar dunia tersebut mulai melambat.

Penurunan pada total ekspor akan menambah kekhawatiran terkait perlambatan ekonomi China dan dampak perang dagang dengan AS terhadap perekonomian Negeri Tirai Bambu tersebut.

Secara keseluruhan, surplus perdagangan China menurun secara drastis pada Februari 2019 menjadi 4,1 miliar dollar AS. Padahal, pada bulan sebelumnya, surplus perdagangan China tercatat masih dua digit, yakni 39,16 miliar dollar AS.

Data perdagangan China secara umum lebih baik dari yang diekspektasikan pada Januari 2019. Ini disebabkan banyaknya ekspor yang dilakukan sebelum libur Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 5 Februari 2019 lalu.

Namun demikian, data tersebut juga menunjukkan penurunan terbesar ekspor China sejak Februari 2016. Pada akhir tahun lalu, ekspor China meningkat tajam, sejalan dengan perusahaan-perusahaan yang buru-buru mengirimkan barang pesanan ke AS sebelum ada kenaikan tarif.

Akan tetapi, kegiatan ini membuat ekspor pada Februari 2019 anjlok, ditambah dengan libur Imlek. Pada periode libur tahun baru tersebut, kegiatan ekonomi menurun signifikan.***kps/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 56 kali