cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...
cache/resized/e8817f3e820125f5141ada3a1cb021dd.jpg
Teheran(MedanPunya) Seorang anggota parlemen Iran menawarkan uang sebesar US$ 3 juta (Rp 40,3 ...
cache/resized/b08c12473eaedd350872fbba9d495169.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan ada cucu usaha dari PT Garuda Indonesia ...

Jakarta(MedanPunya) Mantan Ketua Federal Reserve (The Fed) Alan Greenspan mengatakan fenomena suku bunga negatif (negative spread) akan melanda Amerika Serikat (AS). Menurutnya itu akan terjadi tidak lama lagi.

"Anda melihatnya cukup banyak di seluruh dunia. Ini hanya masalah waktu sebelum lebih di Amerika Serikat," kata Greenspan.

Komentar Greenspan muncul setelah Presiden The Fed New York John Williams menyebut inflasi rendah sebagai masalah di era saat ini dalam pidatonya.

Greenspan menjelaskan, investor harus memperhatikan hasil Treasury tenor 30 tahun. Kurs 30 tahun AS diperdagangkan pada 1,95% Rabu tengah hari, merupakan capaian level terendah sepanjang sejarah pada minggu lalu.

Saat ini ada lebih dari US$ 16 triliun instrumen utang yang memberikan hasil negatif di seluruh dunia karena bank sentral mencoba melonggarkan kondisi moneter untuk menopang ekonomi global. Obligasi internasional (sovereign bond) 10 tahun di Belgia, Jerman, Prancis dan Jepang diperdagangkan negatif.

Imbal hasil AS masih berada dalam wilayah positif, tetapi The Fed telah memangkas suku bunga sekali tahun ini. Diperkirakan akan turun lagi akhir bulan ini. Ekspektasi pasar untuk penurunan suku bunga pada bulan September berada di 92,7%, menurut FedWatch CME Group.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 137 kali