cache/resized/568a86d8d8e289493dd92041cc167676.jpg
Doha(MedanPunya) FIFA secara resmi meluncurkan logo Piala Dunia 2022. Logo Piala Dunia yang akan ...
cache/resized/e7d56ad1eb9b6dc4f18b672b05a683f0.jpg
Bangkok(MedanPunya) Kerajaan Thailand dilaporkan merilis foto selir Raja Maha Vajiralongkorn dalam ...
cache/resized/f695b99f0277758dfe81e7b4284ae74e.jpg
Naples(MedanPunya) Dries Mertens tak menahan diri ketika ditanya soal keputusan Maurizio Sarri ...

Jakarta(MedanPunya) Mantan Ketua Federal Reserve (The Fed) Alan Greenspan mengatakan fenomena suku bunga negatif (negative spread) akan melanda Amerika Serikat (AS). Menurutnya itu akan terjadi tidak lama lagi.

"Anda melihatnya cukup banyak di seluruh dunia. Ini hanya masalah waktu sebelum lebih di Amerika Serikat," kata Greenspan.

Komentar Greenspan muncul setelah Presiden The Fed New York John Williams menyebut inflasi rendah sebagai masalah di era saat ini dalam pidatonya.

Greenspan menjelaskan, investor harus memperhatikan hasil Treasury tenor 30 tahun. Kurs 30 tahun AS diperdagangkan pada 1,95% Rabu tengah hari, merupakan capaian level terendah sepanjang sejarah pada minggu lalu.

Saat ini ada lebih dari US$ 16 triliun instrumen utang yang memberikan hasil negatif di seluruh dunia karena bank sentral mencoba melonggarkan kondisi moneter untuk menopang ekonomi global. Obligasi internasional (sovereign bond) 10 tahun di Belgia, Jerman, Prancis dan Jepang diperdagangkan negatif.

Imbal hasil AS masih berada dalam wilayah positif, tetapi The Fed telah memangkas suku bunga sekali tahun ini. Diperkirakan akan turun lagi akhir bulan ini. Ekspektasi pasar untuk penurunan suku bunga pada bulan September berada di 92,7%, menurut FedWatch CME Group.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 40 kali