cache/resized/568a86d8d8e289493dd92041cc167676.jpg
Doha(MedanPunya) FIFA secara resmi meluncurkan logo Piala Dunia 2022. Logo Piala Dunia yang akan ...
cache/resized/e7d56ad1eb9b6dc4f18b672b05a683f0.jpg
Bangkok(MedanPunya) Kerajaan Thailand dilaporkan merilis foto selir Raja Maha Vajiralongkorn dalam ...
cache/resized/f695b99f0277758dfe81e7b4284ae74e.jpg
Naples(MedanPunya) Dries Mertens tak menahan diri ketika ditanya soal keputusan Maurizio Sarri ...

Jakarta(MedanPunya) Presiden Donald Trump mengumumkan akan menarik kembali bea masuk untuk barang-barang Tiongkok selama dua minggu.

Dalam rangka merayakan ulang tahun ke-70, China mengajukan kesepakatan kepada AS. Presiden AS Donald Trump mengikuti permintaan dari China untuk menarik kembali bea masuk pada barang-barang Tiongkok selama dua minggu.

"Atas permintaan Wakil Perdana Menteri China, Liu He, dan karena kenyataan bahwa Republik Rakyat Tiongkok akan merayakan Peringatan ke-70 mereka pada tanggal 1 Oktober, kami telah sepakat, sebagai isyarat niat baik, untuk menggerakkan peningkatan Tarif barang senilai 250 Miliar Dolar (25% hingga 30%), mulai 1 Oktober hingga 15 Oktober, "tulis Trump dalam tweet.

Sentimen tersebut dibantu oleh China setelah mereka mengumumkan untuk menghapus tarif impor pada lebih dari selusin barang AS mulai 17 September.

Kementerian Keuangan China mengumumkan rencana untuk membebaskan 16 jenis produk AS dari tarif tambahan pada hari Rabu, termasuk makanan untuk ternak, obat kanker dan pelumas.

Berdasarkan laporan dari CNBC, pembebasan tersebut dijadwalkan berlaku mulai 17 September hingga setahun ke depan sampai 16 September 2020. Pengumuman itu datang ketika para perwakilan dari China dan AS bersiap untuk bertemu di Washington bulan depan.

Hal ini merupakan upaya terbaru mereka untuk menyelesaikan sengketa perdagangan yang sudah berlarut-larut sejak Washington dan Beijing telah memberlakukan tarif pada barang-barang satu sama lain bernilai miliaran dolar.

Upaya kedua negara ini pun menghasilkan buah manis dan memberi dampak positif pada perekonomian global. Saham global sebagian besar meningkat setelah Amerika Serikat dan China mengambil langkah kecil menuju pendinginan ketegangan perdagangan antara satu sama lain.

Terbukti, harga saham pada rabu malam waktu setempat ditutup dengan positif di Wall Street. Indeks saham naik di atas 27 poin untuk pertama kalinya dalam enam minggu.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 68 kali