cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...
cache/resized/2b2c034cf620b2a0f357c14287c0a073.jpg
Washington(MedanPunya) Otoritas Amerika Serikat (AS) resmi mendakwa Presiden Venezuela, Nicolas ...
cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...

Jakarta(MedanPunya) Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor Indonesia pada Agustus sebesar US$ 14,28 miliar. Angka ini mengalami penurunan 7,60% dibandingkan bulan sebelumnya atau 9,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Nilai ekspor Agustus 2019 ini kalau dibandingkan Juli 2019 ada penurunan 7,60% dan bisa diketahui penurunan ekspor terjadi karena ada penurunan ekspor migas 45,48%," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (16/9).

Penurunan ekspor terbesar terjadi pada sektor migas secara bulanan dengan persentase 45,48% sedangkan secara tahunan 38,52% dengan nilai US$ 880 juta. Kemudian untuk kelompok industri pengolahan juga turun 2,40% secara bulanan dan 4,62% secara tahunan dengan nilai US$ 11,24 miliar.

Selanjutnya, kelompok pertambangan dan lainnya turun 9,46% secara bulanan dan 22,45% secara tahunan dengan nilai US$ 1,82 miliar. Kali ini, hanya sektor pertanian yang positif tumbuh 7,70% secara bulanan dan 12% tahunan dengan nilai US$ 340 juta.

"Tapi kontribusi pertanian baru sebesar 2,37%," ujarnya.

Secara kumulatif atau sepanjang tahun ini, nilai ekspor Indonesia mencapai US$ 110,07 miliar. Angka ini juga mengalami penurunan 8,28% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sebagai informasi, pada Juni ekspor Indonesia tercatat turun 8,98% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 11,78 miliar. Sementara di Juli 2019 ekspor Indonesia turun 5,12% dibandingkan posisi yang sama tahun sebelumnya menjadi US$ 15,45 miliar.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 199 kali