cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Jakarta(MedanPunya) Harga minyak dunia stabil pada perdagangan awal pekan ini lantaran kekhawatiran konflik Amerika Serikat (AS)-Iran mereda. Investor juga mulai mengalihkan perhatian pada kesepakatan awal perdagangan AS-China pada pekan ini.

Harga minyak jenis Brent turun 2 sen menjadi US$ 64,96 per barel. Sementara, West Texas Intermediate (WTI) naik 3 sen ke U$ 59,07 per barel.

Harga minyak sempat menyentuh ke level tertinggi dalam 4 bulan terakhir, setelah drone AS membunuh seorang komandan Iran. Iran pun tak tinggal diam dan membalas dengan menyerang pangkalan AS di Irak.

Brent sempat menyentuh US$ 71,75 per barel pada minggu lalu. Namun, pada penutupan Jumat harganya berakhir di level US$ 65 per barel.

"Kemungkinan perang antara Amerika Serikat dan Iran telah menghilang. Untuk minggu ini, penandatanganan kesepakatan perdagangan AS-Cina akan mengangkat harga minyak karena ekspektasi untuk permintaan yang lebih tinggi," kata Kim Kwang-rae, analis Samsung Futures di Seoul.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 144 kali