cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Jakarta(MedanPunya) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai kredit yang sudah direstrukturisasi oleh perbankan mencapai Rp 336,97 triliun per tanggal 10 Maret 2020. Angka tersebut berasal dari 3,88 juta nasabah.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso mengatakan pelaksanaan restrukturisasi merupakan program relaksasi yang diberikan pemerintah kepada masyarakat maupun dunia usaha yang terdampak COVID-19.

"Progres kebijakan restrukturisasi industri perbankan hingga 10 Mei 2020 sudah sebesar 3,88 juta debitur," kata Wimboh dalam video conference, Senin (11/5).

Dari 3,88 juta debitur yang mengajukan restrukturisasi kredit, Wimboh mengatakan sebagian besarnya yaitu 3,42 juta adalah para pelaku UMKM dengan nilai kredit mencapai Rp 167,1 triliun.

Selain itu, lanjut Wimboh, perusahaan pembiayaan juga sudah melakukan kebijakan tersebut kepada para nasabahnya. Di sektor ini sudah ada 1,32 juta nasabah dengan nilai Rp 43,18 triliun yang disetujui, dan masih ada 743.785 debitur yang usulannya masih diproses.

"Untuk perusahaan pembiayaan hingga 8 Mei jumlah kontrak restrukturisasi yang disetujui sebesar 1,32 juta debitur dengan nilai Rp43,18 triliun," katanya.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 49 kali