cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Jakarta(MedanPunya) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) memberikan asimilasi kepada puluhan ribu warga binaan di tengah pandemi virus Corona. Per tanggal 10 Mei, 39 ribu lebih warga binaan mendapatkan asimilasi dari Kemenkum HAM.

"Data per tanggal 10 Mei 2020, asimilasi di rumah dan integrasi narapidana dan anak sebanyak 39.273 orang dalam rincian sebagai berikut, asimilasi narapidana dan anak 37.014 orang, integrasi narapidana dan anak 2.259 orang," kata Dirjen PAS Kemenkum HAM, Reynhard Silitonga dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI, Senin (11/5).

Dari puluhan ribu warga binaan yang diberi asimilasi, terdapat sejumlah pelanggaran. Reynhard menjelaskan terdapat 95 pelanggaran asimilasi, di mana sebagian besar pelanggaran syarat umum.

"Hasil evaluasi per tanggal 10 Mei 2020, asimilasi dan integrasi terjadi pelanggaran sebanyak 95 kasus dengan rincian sebagai berikut, pelanggaran terhadap syarat umum sebanyak 93 kasus ini adalah yang artinya melakukan tindak pidana dan sekarang yang berada di kepolisian dan juga sebagian sudah dimasukan ke lapas kembali di dalam strap sel. Pelanggaran terhadap syarat khusus sebanyak 2 kasus," ucapnya.

Asimilasi yang diberikan kepada warga binaan berdampak kepada over kapasitas lapas hingga rutan. Semenjak diberikannya asimilasi, over kapasitas di lapas hingga rutan turun menjadi 75%.

"Pengeluaran narapidana dan anak melalui asimilasi dan integrasi berdampak kepada, satu, menurunnya tingkat overcrowding di lapas, rutan LPKA, pengurangan jumlah penghuni yang semula 270.231 orang atau overcrowding 106%, menjadi 231.609 orang, atau overcrowding 75%," imbuh Reynhard.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 36 kali