Arus Mudik di Bandara Kualanamu Masih Sepi, Prediksi Kenaikan Penumpang Mulai April 2022

Medan(MedanPunya) Arus mudik di Bandara Kualanamu masih belum kelihatan pada H-7 idul fitri, Senin (25/4).

Meski sudah ada yang datang dari kampung halaman, namun untuk jumlahnya masih tampak dalam situasi normal.

Pihak Angkasa Pura II Bandara Kualanamu pun mencatat untuk saat ini dalam satu hari penumpang masih berkisar 15 ribuan orang yang datang maupun berangkat.

Pantauan, mulai dari pintu kedatangan domestik yang berada di lantai I dan area check in di lantai II belum ada terjadi kepadatan penumpang.

Antrean panjang juga belum ada terlihat termasuk di area pintu scurity check point di lantai II.

Beberapa pemudik mengaku pulang ke kampung karena sudah libur kerja.

“Saya mau balik kampung ke Nias. Dari Riau sebenarnya jadi ke bandara naik bus dulu. Kalau saya baru 5 bulan belum balik kampung bawaan barang pun sedikit saja karena sebentar saja. Kalau untuk tiket kami sih tidak terlalu mahal karena berdua kenanya Rp 1,5 juta,” kata Khaidir Man.

Di area luar terminal yang biasanya juga ramai keluarga yang menjemput juga tampak masih sepi.

“Untuk kemarin tanggal 24 April penumpang yang datang 8.165 dan yang berangkat 7.529 orang. Dari jumlah penerbangan saja masih 135 untuk kemarin. 68 yang datang dan 67 yang berangkat, jadi tidak jauh beda antara yang datang dan berangkat,”ucap Humas Bandara Kualanamu, Novita.

Untuk destinasi, Novita mengatakan penerbangan masih didominasi dari dan ke Jakarta.

Angkanya 72 persen penerbangan menuju dan datang dari Ibukota tersebut.

Kemudian disusul Batam, Bandung, Gunung Sitoli dan Jogyakarta. Disebut kalau maskapai Lion Air yang masih paling banyak melakukan pergerakan.

“Selain Lion Air ya termasuk juga Wings Air baru kemudian Citilink,” kata Novita.

Airport Duty Manager Bandara Kualanamu, Suparman mengatakan prediksi kenaikan penumpang baru akan signifikan pada 28 hingga 30 April mendatang.

Disebut di sini sudah banyak yang libur serentak. Sementara pada saat ini masih banyak yang belum melakukan mudik.

“Sekarang ini kita lihat dari data ya masih stabil karena hari biasa pun sekitar 15 ribuan penumpang. Ya masih normal bisa dibilang. Memang ada penambahan tapi saya rasa tidak signifikan penambahannya,” ucap Suparman.

Ia berpendapat mudik tahun ini juga diprediksi belum akan terllau ramai.

Hal ini lantaran kondisi ekonomi masyarkat masih banyak yang terpuruk. Karen harga-harga juga masih mahal makanya banyak yang menahan diri untuk pulang ke kampung.

“Ya paling ini yang mudik masih didominasi sama orang yang ekonominya menengah ke atas. Mudik tahun ini juga masih menerapkan protokol kesehatan,” ucap Suparman.***trb/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Exit mobile version