cache/resized/a169e5794c5351a617f5fa2480cc01f3.jpg
Beijing(MedanPunya) Citra satelit terbaru menunjukkan aktivitas China yang tengah membuat kapal ...
cache/resized/b0464be8544b45de19561aca7b0af046.jpg
Bandar Sri Begawan(MedanPunya) Pemerintah Brunei Darussalam tidak hanya memberlakukan hukuman rajam ...
cache/resized/68a55234bdb2786d58de1973a2ca422d.jpg
Washington(MedanPunya) Presiden AS Donald Trump kembali memuji kerja pasukan AS dalam memerangi ...

Medan(MedanPunya.Com) Kepala Dinas Perhubungan Renward Parapat mengatakan penerapan ongkos baru untuk angkutan kota (angkot) diterapak pada Jumat (21/11) lantaran mesti menunggu Wali Kota Medan Dzulmi Eldin untuk menandatangani Peraturan Wali Kota (Perwal).

"Kita sudah sepakat kenaikan ongkos Rp 1000 untuk tarif umum. Sedangkan tarif angkot untuk pelajar/mahasiswa, kenaikan ongkos Rp.500. Dengan demikian tarif angkot untuk pelajar/mahasiswa Rp.3.500 per-estafet, sedangkan tarif sebelumnya  Rp.3.000 per-estafet. Tarif baru ini rencananya akan diberlakukan mulai, Jumat (21/11), mulai pukul 00.00 WIB," katanya, Kamis (20/11).

Dinas Perhubungan Kota Medan (Dishub Medan) telah menetapkan tarif angkutan kota berkisar 20 persen dari tarif sebelumnya, artinya seluruh angkutan kota akan memberlakukan tarif Rp 5.500 per-estafet. Sebelumnya, ongkos angkutan kota di Medan Rp.4.500 per-estafet.

"Penetapan ongkos yang dilakukan ini melalui sejumlah kajian yang menyangkut kenaikan harga BBM, sparepart maupun biaya-biaya lain seperti  biaya perawatan kenderaan, biaya supir maupun upah direktur. Karenanya,  dia berharap  agar para supir tidak lagi menetapkan tarif sesuaka hati pasca kenaikan harga BBM," ujarnya Renward.***trb/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 937 kali