cache/resized/ebd1204bf289bfc3ecb923dc34edb77d.jpg
Kuala Lumpur(MedanPunya) Saat Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengumumkan daftar ...
cache/resized/4b58a38fdcca9a594c83be1e8a19081b.jpg
Riyadh(MedanPunya) Sebuah laporan merebak bahwa penasihat Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran ...
cache/resized/e76a786f47a2f13b6459e30c03d9ce01.jpg
Jakarta(MedanPunya) Institute for Criminal and Justice Reform ( ICJR) mempertanyakan pemenuhan ...

Medan(MedanPunya.Com) Kepala Dinas Perhubungan Renward Parapat mengatakan penerapan ongkos baru untuk angkutan kota (angkot) diterapak pada Jumat (21/11) lantaran mesti menunggu Wali Kota Medan Dzulmi Eldin untuk menandatangani Peraturan Wali Kota (Perwal).

"Kita sudah sepakat kenaikan ongkos Rp 1000 untuk tarif umum. Sedangkan tarif angkot untuk pelajar/mahasiswa, kenaikan ongkos Rp.500. Dengan demikian tarif angkot untuk pelajar/mahasiswa Rp.3.500 per-estafet, sedangkan tarif sebelumnya  Rp.3.000 per-estafet. Tarif baru ini rencananya akan diberlakukan mulai, Jumat (21/11), mulai pukul 00.00 WIB," katanya, Kamis (20/11).

Dinas Perhubungan Kota Medan (Dishub Medan) telah menetapkan tarif angkutan kota berkisar 20 persen dari tarif sebelumnya, artinya seluruh angkutan kota akan memberlakukan tarif Rp 5.500 per-estafet. Sebelumnya, ongkos angkutan kota di Medan Rp.4.500 per-estafet.

"Penetapan ongkos yang dilakukan ini melalui sejumlah kajian yang menyangkut kenaikan harga BBM, sparepart maupun biaya-biaya lain seperti  biaya perawatan kenderaan, biaya supir maupun upah direktur. Karenanya,  dia berharap  agar para supir tidak lagi menetapkan tarif sesuaka hati pasca kenaikan harga BBM," ujarnya Renward.***trb/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 813 kali