cache/resized/4b58a38fdcca9a594c83be1e8a19081b.jpg
Riyadh(MedanPunya) Sebuah laporan merebak bahwa penasihat Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran ...
cache/resized/e76a786f47a2f13b6459e30c03d9ce01.jpg
Jakarta(MedanPunya) Institute for Criminal and Justice Reform ( ICJR) mempertanyakan pemenuhan ...
cache/resized/82b6617f94ea680115c3ba247773a2d5.jpg
New York(MedanPunya) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan kritikan kepada ...

Medan(MedanPunya) Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gema Pembebasan Hizbut Tahrir Indonesia Sumatera Utara meminta agar Presiden Jokowidodo dan Wakilnya, Jusuf Kalla segera dicopot dan digantikan dengan pemimpin yang baru. Sebab, mahasiswa menilai, selama memimpin, rezim Jokowi terkesan zolim.

"Ganti presiden sekarang juga. Kebijakannya sama sekali tidak berpihak kepada rakyat kecil. Presiden hanya mementingkan kepentingannya sendiri," teriak massa yang dikomandoi Ketua Pimpinan Wilayah Gema Pembebasan Sumut, Andika Mirza, Kamis (12/1) di kantor DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan.

Adanya bukti bahwa Presiden mementingkan kepentingannya sendiri dibuktikan dengan naiknya sejumlah harga. Salah satu kenaikan harga yang sangat dirasakan adalah tarif dasar listrik.

"Jokowi sama sekali tidak pernah melihat kondisi rakyatnya. Ia seenaknya saja menaikkan harga, padahal penghasilan rakyat sangat minim," ungkap mahasiswa.

Di kantor DPRD Sumut, puluhan mahasiswa ini dikawal anggota kepolisian. Sejumlah polisi wanita berseragam lengkap tampak berjaga di depan pintu masuk.

Mahasiswa tetap berharap Jokowi dan JK sesegera mungkin dicopot dari jabatannya.***trb/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 14080 kali