cache/resized/8d4edbde1ebff7088c248583bb3e1899.jpg
Jakarta(MedanPunya) Niat calon jemaah haji 2020 untuk melaksanakan rukun islam kelima itu tahun ini ...
cache/resized/e9a998cef8693c549e26f2f21d9701fd.jpg
Washington(MedanPunya) Para pemuka agama Kristen di Amerika Serikat mengungkapkan kemarahan mereka ...
cache/resized/1a5b814444b68f4e3bcd007b5f81a218.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan pemerintah memutuskan tidak ...

Medan(MedanPunya.Com) Setelah mengungkap sindikat jaringan narkotika internasional, dan mengamankan barang bukti 25 Kg sabu beserta 4 orang tersangkanya, Sat Res Narkoba Polresta Medan kembali mengungkap jaringan peredaran ganja kering di Kota Medan.

Informasi diperoleh di Polresta Medan menyebutkan, dalam kasus peredaran ganja kering ini polisi mengamankan dua orang tersangkanya.

Kasat Res Narkoba Polresta Medan, Kompol Dony Alexander, membenarkan pihaknya telah menangkap dua pengedar ganja asal Aceh. Sayangnya, Dony belum mau merinci dimana lokasi penangkapan, dan identitas masing-masing tersangka.

"Tersangkanya dua orang. Barang buktinya 179 Kg ganja," ungkap Dony, Selasa (16/9). Disinggung dimana lokasi penangkapan, Dony meminta untuk bersabar.

Namun ia enggan merinci dimana lokasi pasti penangkapan berlangsung. "Nantilah ya. Pokoknya ada kita tangkap. Lokasinya di Medan," ungkap Dony.

Sebagaimana diketahui, sepekan terakhir ini Sat Res Narkoba Polresta Medan mengamankan sejumlah bandar besar dan kurir narkoba. Beberapa diantaranya bahkan terpaksa ditembak petugas karena melakukan perlawanan.

Selain menyita sabu 25 Kg, Sat Narkoba Polresta Medan juga sebelumnya mengungkap peredaran ganja kering sebanyak 263 Kg yang disimpan di dalam kamar kos-kosan yang berada di Jl KM 13,5 Medan-Binjai.***trb/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1152 kali