Sabtu, 21 Juli 2018

Tengku Erry Masih Berpeluang Pilgub Sumut Melalui PPP

Selasa, 09 Januari 2018 15:14
Beri Rating Berita Ini
(0 votes)

Medan(MedanPunya) Tengku Erry Nuradi masih mengais peluang maju untuk diusung menjadi calon Gubernur Sumatera Utara melalui suara yang dimiliki oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang memiliki 4 kursi.

Hal ini disampaikan oleh Jafaruddin Harahap Sekretaris DPW PPP Sumut, Selasa (9/1).

"Tadi baru sarapan dengan Pak Erry, saat ini kita masih melobi PDI-P untuk mengusung pasangan di Pilkada Sumut," kata Jafaruddin.

PDI Perjuangan terancam tidak bisa mendaftarkan calonnya Djarot Syaiful Hidayat dan pasangannya Sihar Sitorus ke pilkada Sumut.

Pasalnya PPP bersikeras untuk tidak mau berkoalisi jika calon yang diusung tetap berpasangan dengan Sihar Sitorus.

"Kita tetap tidak mau mengusung Sihar Sitorus, karena non-muslim," kata Jafaruddin. Soal yang terakhir ini tidak ada tawar menawar lagi bagi PPP, pasalnya mengusung calon pasangan muslim sudah menjadi prinsip yang sudah digariskan partai berlambang Ka'bah.

Pada ajang Pilgub Sumut kali ini, bargaining posisi PPP sangat menentukan untuk pasangan Pilgub PDI-P.

Tanpa kursi PPP, pasangan Djarot-Sihar yang telah diumumkan tidak akan bisa mendaftar ke KPUD.

Sementara itu pendaftaran calon ke KPUD akan berakhir Besok, Rabu (10/1/2018).

Jika PDIP memiliki 16 kursi, maka PPP punya 4 kursi. Jadi kedua partai ini harus saling melengkapi untuk mengusung calon sendiri.

Menurut Jafaruddin, tidak mungkin Djarot dipasangkan dengan Tengku Erry, pasalnya mereka berdua pernah menjabat sebagai Gubernur.

Menurut peraturan perundang-undangan, Gubernur tidak bisa turun pangkat dicalonkan menjadi Wakil Gubernur.

Perkembangan terbaru menurut informasi yang dihimpun Djarot Syaiful Hidayat bakal ditarik untuk menempati posisi yang ditinggalkan oleh Khofifah Indar Parawansa yang akan maju di Pilgub Jawa Timur.

Jafaruddin mengatakan, PPP tidak dalam posisi untuk tawar-menawar posisi nomor satu di Pilkada Sumut. Calon PPP jadi nomor dua pun tidak masalah.

Artinya, mereka tidak ingin memaksakan Tengku Erry Nuradi diterima PDI Perjuangan sebagai calon gubernur, bisa dari kandidat lain.

"Yang penting, calon pasangan harus dari kalangan muslim," kata Jafaruddin.***trb/mpc/bs


Dibaca 230 Kali