Jum'at, 22 Jun 2018

Soal Afifuddin yang Undur Diri dari Tim Pemenangan ERAMAS, Ance Bilang yang Dilakukan 'Ayah' Terbaik

Kamis, 08 Februari 2018 15:35
Beri Rating Berita Ini
(0 votes)

Medan(MedanPunya) Kabar mundurnya Afifuddin Lubis sebagai ketua Tim Pemenangan ERAMAS diapresiasi sejumlah pihak. Hal ini membuat kalangan Nahdlatul Ulama dan GP Ansor ikut mendoakan agar Afifuddin kembali dengan porosnya.

Bakal Calon wakil Gubernur Sumut Ance Selian mengatakan, semua yang dilakukan seorang 'ayah' itu adalah yang terbaik.

"Saya tidak mau komentar apapun, karena setiap yang dilakukan ayah (Afifuddin) itu adalah yang terbaik. Ditinggalkan, dimarahi, lain sebagainya itu adalah bentuk kasih sayang," ujarnya, Kamis (8/2).

Ance tidak berani bicara panjang soal mundurnya Afifuddin Lubis dari ketua tim sukses Eramas. Namun sekretaris wilayah Anak Muda Indonesia (AMI), Julfian Harahap mengatakan, mundurnya Afifuddin menunjukkan sikap Nahdatul Ulama secara khittah. Semoga ayahanda mendukung JR-Ance dimana Ance merupakan kader NU.

“Khittah itu menunjukkan semua kandidat Gubernur Sumut bukan dari Nahdlatul Ulama Sumatera Utara. Edy–Ijek bukan dari PWNU Sumut, Djarot- Sihar Bukan dari PWNU Sumut dan JR–Ance juga bukan dari PWNU Sumut. Tapi Ance adalah Bagian dari Nahdlatul Ulama Sumatera Utara,” ujarnya.

Secara kelembagaan, Ance adalah Kader NU tulen sudah banyak mengabdi di NU mulai dari tingkat pelajar aktif di IPNU dan ketika mahasiswa dia aktif di PMII.

“Untuk kepemudaan beliau juga sudah aktif di GP ANSOR bahwa sampai saat ini beliau adalah penasehat GP Ansor Sumatera Utara dan juga penasehat di PWNU Sumut. Menurut saya, Ance adalah Jus un Min Nahdlatul Ulama/Bagian dari NU Sumatera Utara,” tambahnya.

Ance juga merupakan Ketua DPW PKB Sumatera Utara yang secara khittah bahwa PKB adalah tempat gerakan kader NU untuk melakukan politik praktis.

“Kita meyakini khittah ini lah yang mendorong Afifuddin Lubis untuk mundur dari ketua TIM Pemenangan ERAMAS,” ujar mantan Sekretaris PC PMII Medan tersebut.

Sementara surat mundurnya dari ketua tim pemenangan Edy-Ijek belum diterima KPU Sumut.

Ketua KPU Sumut Mulia Banurea mengatakan belum memeroleh surat pengunduran diri dari Afifuddin selaku Ketua Tim Kampanye Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018-2023 Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah.

Namun menurutnya, tidak ada larangan mundur bagi ketua tim kampanye sebelum tahap penetapan pasangan calon dilakukan pada Senin (12/2) mendatang.

"Bisa-bisa saja, karena ini belum penetapan calon," kata Mulia, pada Jumat (2/2) lalu.

Afifuddin mengundurkan diri sebagai ketua tim kampanye Edy-Ijeck lantaran tidak memeroleh izin cuti sebagai Ketua PWNU Sumut dari PBNU.

Menurut Afifuddin, penggantinya sebagai ketua tim kampanye adalah Hery Utomo.

"Saya sudah mengundurkan diri. Saya mentaati surat pengurus pusat NU," kata Afifuddin.***trb/mpc/bs

Dibaca 326 Kali