Jum'at, 22 Jun 2018

Gara-gara Burung Ferdinan Ditangkap Polisi

Senin, 12 Maret 2018 15:57
Beri Rating Berita Ini
(0 votes)

Medan(MedanPunya) Ferdinan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena telah mengancam seseorang dengan menggunakan senjata tajam.

Korban yang merasa dirugikan atas pengancaman pembunuhan tersebut adalah Maruhum Silalahi (48) warga Dusun Simalingkar A, Kecamatan Pancurbatu.

Menurut keterangan dari Kanit Reskrim Polsek Pancurbatu, Iptu Nelson Silalahi, mengatakan pengancaman pembunuhan tersebut gara-gara burung.

"Burung peliharaan tersebut adalah burung jalak. Pelaku yang melakukan pengancaman pembunuhan tersebut adalah Ferdinan Barus alias Dinan (34), warga Dusun IV Simalingkar A, Kecamatan Pancurbatu. Kronologis pengancaman pembunuhan tersebut terjadi di rumah korban," ujarnya.

Nelson juga menjelaskan bahwa Ferdinan melakukan aksinya dengan membawa senjata tajam.

"Kejadian pengancaman pembunuhan tersebut pada Kamis (8/3) sekitar pukul 10.00 WIB. Pelaku berteriak di rumah korban yang berada di Dusun IV Simalingkar A. Ferdinan ini mengatakan 'mana kau lahi, kenapa kau ambil burungku,' sambil mengacungkan parang ke arah korban. Pelaku juga mengatakan akan membunuh korban karena pelaku sudah pernah masuk penjara selama tiga tahun dan mengatakan kepada korban 'saya enggak takut, '" ujarnya, Senin (12/3).

Merasa khawatir dan tidak terima atas perlakuan pelaku. Korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pancurbatu. Tidak berselang lama Unit Reskrim Polsek Pancurbatu melakukan penangkapan.

Dengan pengancaman pembunuhan terhadap seseorang, Ferdinan harus mendekam di sel tahanan Polsek Pancurbatu.

"Pelaku kami tahan karena melakukan pengancaman pembunuhan dengan menggunakan senjata tajam. Barang bukti berupa satu buah parang panjang sekitar 50 cm, satu buah pisau tumbuk lada sepanjang 25 cm serta sarungnya, dan dua buah sangkar burung," ujar Nelson.

Ia juga menambahkan bahwa pelaku telah dijadikan sebagai tersangka.

"Ferdinan ditahan kepolisian atas perkara pemerasan atau pencurian dengan kekerasan atau memiliki senjata tajam tanpa izin," tambahnya.***trb/mpc/bs















Dibaca 113 Kali