cache/resized/4b58a38fdcca9a594c83be1e8a19081b.jpg
Riyadh(MedanPunya) Sebuah laporan merebak bahwa penasihat Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran ...
cache/resized/e76a786f47a2f13b6459e30c03d9ce01.jpg
Jakarta(MedanPunya) Institute for Criminal and Justice Reform ( ICJR) mempertanyakan pemenuhan ...
cache/resized/82b6617f94ea680115c3ba247773a2d5.jpg
New York(MedanPunya) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan kritikan kepada ...

Medan(MedanPunya) Puluhan pedagang Pasar Pringgan geruduk Kantor Wali Kota Medan, Senin (16/4), akibatnya lalu lintas di sana alami kemacetan.

Para pedagang meminta agar Pemerintah Kota (Pemko) Medan tidak menyerahkan pengelolaan pasar ke pihak swasta, yakni PT Parbens, padahal Pemko Medan baru saja berhasil mengambil alih pasar ini dari PT Triwira Lokajaya dan menyerahkannya ke PD Pasar.

Menunggu perwakilan yang tak kunjung keluar, massa mulai memanas. Mereka menggoyang dan memukul gerbang Kantor Wali Kota Medan.

Seorang pedagang kelapa yang ikut berdemo, M Ridwan Siregar (33), mengatakan kedatangan pihaknya ingin memperjuangkan pasar Pringgan yang selama bertahun-tahun terpuruk, begitu kembali kepada PD Pasar tiba-tiba dengan seenaknya dikembalikan ke pihak swasta.

Sebab menurut Ridwan, Pasar Pringgan lebih tertata sewaktu dipegang oleh PD Pasar.

"Apapun kerusakan yang terjadi di pasar pihak swasta tidak mau memperbaikinya, saat dipegang PD Pasar ada perbaikan kecil-kecil," jelas Ridwan.

Sekadar informasi, PT Triwira Lokajaya sudah mengelola Pasar Pringgan selama 20 tahun, dan berhasil diambil-alih PD Pasar akhir September 2017.***trb/mpc/bs




  • 0 komentar
  • Baca 219 kali