cache/resized/4b58a38fdcca9a594c83be1e8a19081b.jpg
Riyadh(MedanPunya) Sebuah laporan merebak bahwa penasihat Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran ...
cache/resized/e76a786f47a2f13b6459e30c03d9ce01.jpg
Jakarta(MedanPunya) Institute for Criminal and Justice Reform ( ICJR) mempertanyakan pemenuhan ...
cache/resized/82b6617f94ea680115c3ba247773a2d5.jpg
New York(MedanPunya) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan kritikan kepada ...

Medan(MedanPunya) Selain menangkap terduga teroris di Tanjungbalai, Selasa (15/3), Tim Detasemen Khusus 88 Polri juga menangkap terduga teroris di Medan.

Informasi yang diterima menyebutkan, pukul 14.30 Wib Tim Densus 88 AT Mabes Polri bersama dengan personel intel Polda Sumut menangkap terduga teroris, MYR, 28 Tahun saat menaiki sepeda motor dan menunggu orederan ojek di Simpang Sei Sikambing, Sekip, Medan Petisah.

Selanjutnya, pukul 16.00 WIB Tim Densus 88 AT Mabes Polri bersama personel Polda Sumut menangkap SL, 38 thn.

Syafrizal yang bekerja sebagai penjual susu kedelai keliling, dan memiliki anak dua orang, ditangkap ketika mengendarai sepeda motor keluar dari  Masjid Ulayat lahan Garapan Desa Sampali Kec. Percut Sei Tuan.

Polisi kemudian menggeledah rumahnya di Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan, Kota Medan.

Dalam penggeledahan, ayah MYR menyampaikan bahwa yang bersangkutan merupakan anak 3 dari tujuh bersaudara yang bekerja sehari-hari sebagai pengemudi Gojek Roda 2 beroperasi di Medan, sebelumnya yang bersangkutan sempat tinggal di  Jalan Cemara (Indekos) selama sebulan namun karena tidak sanggup membayar kembali ke rumah.

Ayahnya menyampaikan bahwa MYR merupakan anak baik-baik dan rajin salat.

Pukul 17.00 WIB, Tim Densus 88 dan Polda Sumut  bergerak  menuju kediaman Wy, 38 thn, pekerjaan wiraswasta dan memiliki dua orang anak. Namun yang bersangkutan sudah melarikan diri dan rumah dalam keadaan Kosong.

Para pelaku terorisme saat ini  telah diamankan di Mako Brimob Polda Sumut.***trb/mpc/bs





  • 0 komentar
  • Baca 259 kali