cache/resized/4b58a38fdcca9a594c83be1e8a19081b.jpg
Riyadh(MedanPunya) Sebuah laporan merebak bahwa penasihat Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran ...
cache/resized/e76a786f47a2f13b6459e30c03d9ce01.jpg
Jakarta(MedanPunya) Institute for Criminal and Justice Reform ( ICJR) mempertanyakan pemenuhan ...
cache/resized/82b6617f94ea680115c3ba247773a2d5.jpg
New York(MedanPunya) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan kritikan kepada ...

Mredan(MedanPunya) Pasca penyerangan di Mapolda Riau pada Rabu (16/5) pagi. Polrestabes Medan melakukan sterilisasi mengantisipasi serangan teror.

Sterilisasi dilakukan dengan pemeriksaan barang bawaan pengunjung, dan perlakukan satu jalur di depan Mapolrestabes Medan.

Penjagaan diperketat dengan petugas yang menggunakan baju rompi, helm, dan senjata Laras panjang.

Tidak hanya itu, pemeriksaan barang juga dilakukan oleh pengunjung sendiri berjarak kurang lebih lima meter sebelum masuk pintu gerbang.

Pengunjung disuruh membuka sendiri isi tas kemudian disuruh masuk dan ditanya tujuan kedatangan.

Tak hanya itu, untuk menciptakan suasana yang aman, yang juga menghidari serangan teror, petugas jaga melarang para pedagang untuk berjualan di depan Mapolrestabes Medan.

"Ya hari ini pengamanan lebih kita tingkatkan lagi. Lokasi di depan Mapolrestabes Medan harus steril," ujar Kabag Ops Polrestabes Medan, AKBP I Gede Nakti.

Untuk para pedagang sendiri, melakukan pembongkaran lapak berjualan.

Sebelumnya, Polda Riau pagi tadi diserangan kawanan teroris setelah menerobos pintu penjagaan menggunakan mobil Toyota Avanza.

Akibat aksi teror, seorang anggota polisi tewas dan wartawan yang tengah melakukan peliputan terluka.

Sementara itu, tiga kawanan teroris ditembak karena berusaha membunuh polisi.***trb/mpc/bs







  • 0 komentar
  • Baca 206 kali