cache/resized/e76a786f47a2f13b6459e30c03d9ce01.jpg
Jakarta(MedanPunya) Institute for Criminal and Justice Reform ( ICJR) mempertanyakan pemenuhan ...
cache/resized/82b6617f94ea680115c3ba247773a2d5.jpg
New York(MedanPunya) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan kritikan kepada ...
cache/resized/d62aab24d5771b45119d776c93896d07.jpg
New York(MedanPunya) Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat, dipenuhi gelak tawa ketika ...

Medan(MedanPunya) Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan resmi mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Medan atas putusan seumur hidup penjara yang diberikan majelis hakim pengadilan tingkat pertama pada PN Medan terhadap Abdul Kawi alias Ade dan Syarifuddin alias Din.

Kedua terdakwa tersebut selalu penyuplai (Abdul Kawi) dan penerima (Syarifuddin) narkotika jenis sabu seberat 134,3 kilogram yang juga termasuk ke dalam jaringan internasional.

"Jaksa Penuntut Umum (JPU) resmi mengajukan banding atas putusan seumur hidup penjara kepada dua terdakwa kasus sabu 134,3 kilogram," kata Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Medan, Parada Situmorang.

Parada menjelaskan, pihak kejaksaan mengajukan banding karena belum puas dengan putusan majelis hakim yang diketuai oleh Morgan Simanjuntak. Pasalnya, JPU Marthias Iskandar menuntut kedua terdakwa dengan pidana mati.

"Kita belum puas putusan hakim karena kita menuntut kedua terdakwa dengan pidana mati," ujar Parada. Untuk terdakwa Kawi, pendaftaran banding Nomor.134/Akta.Pid/2018/PN Mdn. Sedangkan terdakwa Syarifudin, pendaftaran banding Nomor.136/Akta.Pid/2018/PN Mdn.

Kedua terdakwa dinyatakan melanggar Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Sementara itu, satu terdakwa lain yakni Andi Syahputra alias Aan (berkas terpisah) selaku yang membantu Abdul Kawi untuk menyuplai sabu tersebut dijatuhi hukuman mati oleh majelis hakim yang diketahui oleh Syafril Batubara.

Diketahui, dalam sebulan, Abdul Kawi alias Ade yang dibantu Andi Syahputra alias Aan (berkas terpisah) menyuplai narkotika jenis sabu seberat 134,3 kilogram dari Aceh ke Medan. Barang haram itu diterima oleh Syarifudin alias Din untuk diedarkan di kota terbesar ketiga di Indonesia tersebut.***trb/mpc/bs




  • 0 komentar
  • Baca 893 kali