cache/resized/e76a786f47a2f13b6459e30c03d9ce01.jpg
Jakarta(MedanPunya) Institute for Criminal and Justice Reform ( ICJR) mempertanyakan pemenuhan ...
cache/resized/82b6617f94ea680115c3ba247773a2d5.jpg
New York(MedanPunya) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan kritikan kepada ...
cache/resized/d62aab24d5771b45119d776c93896d07.jpg
New York(MedanPunya) Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat, dipenuhi gelak tawa ketika ...

Medan(MedanPunya) Tim Penangangan Gangguan Khusus (Pegasus) Polrestabes Medan dan Polsek Medan Barat serta tim Jatanras Polda Sumut masih terus memburu pelaku dugaan pembunuhan yang terjadi di tempat usaha kusuk lulur Tiara di Jalan T. Amir Hamzah No.44, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat pada Minggu (10/6) lalu.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan bahwa sampai saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan dan petugas masih mengejar pelaku dugaan pembunuhan tersebut.

"Kasus itu masih dalam penyelidikan dan masih kita kejar pelakunya," ucapnya, Selasa (12/6).

Putu menjelaskan bahwa saat ini petugas masih mengumpulkan data dan masih memeriksa beberapa orang saksi terkait peristiwa tersebut.

Pihaknya juga masih mengumpulkan data dan beberapa saksi-saksi. Dimana, sudah ada lima orang saksi yang diperiksa termasuk orang yang pertama menemukan korban.

"Saat petugas melakukan olah TKP, petugas menemukan beberapa barang bukti sepeti alat kontrasepsi dan sarung yang diduga digunakan untuk menyekap korban. Sementara, pelaku tidak meninggalkan barang bukti sama sekali," ungkap Putu.

Putu menambahkan bahwa semua barang bukti yang ditemukan oleh petugas sedang diuji di laboratorium forensik.

"Kita masih menunggu hasil laboratorium forensik. Karena dari hasil otopsi, korban meninggal akibat luka tusukan," pungkas Putu.***trb/mpc/bs






  • 0 komentar
  • Baca 1332 kali