cache/resized/1a5b814444b68f4e3bcd007b5f81a218.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan pemerintah memutuskan tidak ...
cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...

Medan(MedanPunya) Tindakan tak pantas dilakukan Ki Anto (44) alias Akiong di rumah ibadah di Blok D-1 Pajak Palapa, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pulobrayan Kota, Kecamatan Medan Barat.

Dia justru marah dan melempar kepala warga saat ditegur, Akiong tidak terima. Ia malah melempar kepala warga yang menegurnya dengan botol kosong.

Kapolsek Medan Barat Kompol Choky Meliala mengatakan, penganiayaan yang dilakukan Akiong terjadi pada Sabtu (4/8/2018) malam lalu. Korban bernama Tan Khe Ho (60) alias Sofyan.

Kejadian bermula saat Sofyan datang ke lokasi tersebut dengan tujuan hendak sembahyang pada sekitar pukul 20.30 WIB. Ia melihat Akiong tengah tertidur pulas di lantai.

Usai menuntaskan sembahyangnya, Sofyan lalu mendatangi Akiong dan menegur Akiong. Namun Akiong tidak terima, sehingga terjadi adu mulut antara keduanya.

Selanjutnya, Akiong mengambil botol kosong yang berada di sekitar klenteng, lalu mengancam akan menyerang Sofyan menggunakan botol tersebut.

Ketakutan, Sofyan pun berlari ke luar kompleks kelenteng. Akiong ternyata mengejar dan melempar botol tersebut ke kepala Sofyan.

"Lemparan tersangka cukup kuat, karena botol yang dilemparkan sampai pecah," ujar Choky, Selasa (7/8).

Akibat terkena lemparan botol, kepala Sofyan sebelah kiri pun terluka. Sementara, warga di sekitar kelenteng yang menyaksikan peristiwa tersebut langsung menghubungi  Polsek Medan Barat.

"Setelah mendapat informasi bahwa di lokasi telah terjadi penganiayaan, personel piket Reskrim langsung meluncur ke TKP dan mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa pecahan botol kosong merek ABC. Untuk korban, sudah kita arahkan untuk membuat LP," sambung Choky.

Terhadap kasus Akiong, lanjut Choky, telah selesai dilakukan pemeriksaan. Kini Akiong meringkuk di sel tahanan Mapolsek Medan Barat guna menunggu proses penuntutan. Akiong dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman pidana maksimum lima tahun penjara.***trb/mpc/bs








  • 0 komentar
  • Baca 353 kali