cache/resized/4b58a38fdcca9a594c83be1e8a19081b.jpg
Riyadh(MedanPunya) Sebuah laporan merebak bahwa penasihat Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran ...
cache/resized/e76a786f47a2f13b6459e30c03d9ce01.jpg
Jakarta(MedanPunya) Institute for Criminal and Justice Reform ( ICJR) mempertanyakan pemenuhan ...
cache/resized/82b6617f94ea680115c3ba247773a2d5.jpg
New York(MedanPunya) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan kritikan kepada ...

Medan(MedanPunya) Pemerintah Kota (Pemko) Medan kembali berupaya mengosongkan lapak pedagang Pasar Timah di Jalan Timah, Sei Rengas, Medan Area, Kamis (9/8). Namun upaya tersebut kembali gagal karena pedagang tetap bertahan.

Sikap tegas pedagang yang menolak mengosongkan lahan, terlihat di lokasi Pasar Timah yang sejak pagi tetap berjualan seperti biasanya. Aktivitas jual beli pun tetap berlangsung meski ratusan Satpol PP telah tiba di lokasi.

Bahkan ada pedagang yang tidak tahu jika pada hari Kamis (9/8) pasar tersebut akan dikosongkan.

"Enggak tau (ada penggusuran), saya jualan saja dari tadi," katanya.

Sejak pagi, aparat gabungan dari Satpol PP Kota Medan dan TNI terlihat bersiaga di sekitar Pasar Timah, Medan untuk merelokasi pedagang di pasar itu ke lokasi penampungan sementara.

Pengerahan aparat gabungan ini ditengarai karena selama ini ada penolakan dari pihak pedagang. Pemko Medan pun telah beberapa kali mencoba pengosongan lapak, namun selalu gagal karena pedagang yang tetap bertahan.

Aparat gabungan tampak bersiaga di Jalan Emas dan halaman Yang Lim Plaza atau tepat di sebelah Pasar Timah. Puluhan pedagang sendiri tampak berjaga-jaga tepat di pintu masuk melalui Jalan Emas.

"Pedagang jangan takut pada aparat yang banyak itu. Kita harus memperjuangkan hak kita," kata kuasa hukum pedagang, Asril melalui pengeras suara.

Pemindahan pedagang ke lokasi penampungan sementara oleh Pemko Medan hingga kini masih berpolemik. Pedagang menolak karena bangunan penampungan tak mengantongi IMB.

Selain itu, Asril mengatakan, pedagang merasa lokasi Pasar Timah masih layak dan belum perlu direlokasi.

"Konsep tempat relokasi ini tidak layak, masih banyak bahan bangunan. Keamaman pedagang tidak dipikirkan," katanya.

Dia menambahkan, alasan Pemko Medan merelokasi Pasar Timah untuk menambah PAD. Padahal, selama ini pedagang tetap berkontribusi memberikan PAD kepada Pemko.***trb/mpc/bs






  • 0 komentar
  • Baca 351 kali