cache/resized/4b58a38fdcca9a594c83be1e8a19081b.jpg
Riyadh(MedanPunya) Sebuah laporan merebak bahwa penasihat Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran ...
cache/resized/e76a786f47a2f13b6459e30c03d9ce01.jpg
Jakarta(MedanPunya) Institute for Criminal and Justice Reform ( ICJR) mempertanyakan pemenuhan ...
cache/resized/82b6617f94ea680115c3ba247773a2d5.jpg
New York(MedanPunya) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan kritikan kepada ...

Medan(MedanPunya) Permukiman padat penduduk di Jalan Mangkubumi, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, terbakar kemarin. Kini pemilik rumah hanya mampu mengutip barang yang masih bisa digunakan.

Sebanyak 22 rumah pada Rabu (10/10) malam hingga Kamis (11/108) dinihari ludes dilalap si jago merah.

Pascakebakaran besar yang meludeskan rumah warga di Mangkubumi tersebut, beberapa orang mencari barang yang tersisa.

"Kondisi api sudah padam. Saat ini yang kami butuhkan bantuan dari para dermawan dan pemerintah," ujar Rakesh salah seorang warga yang rumahnya turut menjadi korban kebakaran.

Menurutnya pasca musibah kebakaran belum ada bantuan dari Pemerintah Kota Medan untuk meringankan beban warga yang rumahnya telah ludes terbakar.

"Belum ada bantuan dari Wali Kota maupun Pemko Medan kepada para korban kebakaran," katanya.

Rakesh menambahkan adapun bantuan yang dibutuhkan yakni bahan material. Sebab warga yang menjadi korban kebakaran ingin kembali membangun tempat tinggalnya yang telah rata dengan tanah.

"Dari mana kami punya uang untuk membangun kembali rumah yang telah terbakar. Saat ini yang kami butuh bahan material untuk membangun rumah agar dapat ditempati kembali," katanya.

Informasi lain yang dihimpun, kebakaran terjadi di Kampung Mangkubumi yang diduga disebabkan lilin di salah satu rumah warga.

Diduga api membesar dikarenakan banyaknya barang-barang mudah sehingga merembet ke rumah lainnya.

"Musibah kebakaran tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun warga yang menjadi korban kebakaran mengalami kerugian materil hingga ratusan juta," jelas Kapolsek Medan Kota, Kompol Revi Nurvelani.***trb/mpc/bs



  • 0 komentar
  • Baca 17 kali