cache/resized/b0464be8544b45de19561aca7b0af046.jpg
Bandar Sri Begawan(MedanPunya) Pemerintah Brunei Darussalam tidak hanya memberlakukan hukuman rajam ...
cache/resized/68a55234bdb2786d58de1973a2ca422d.jpg
Washington(MedanPunya) Presiden AS Donald Trump kembali memuji kerja pasukan AS dalam memerangi ...
cache/resized/2011b1049d0c18fe2b9110914ddd5daa.jpg
Idlib(MedanPunya) Anggota Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS) dilaporkan dijejer di jalan dan ...

Medan(MedanPunya) Polisi terus bekerja keras untuk mengungkap kasus penganiayaan yang menewaskan seorang kader ormas Ikatan Pemuda Karya (IPK) beberapa waktu lalu.

Sebelumnya yang hanya ada enam tersangka yang dikejar. Teranyar kini telah sembilan tersangka yang dibekuk.

Kasatreskrim AKBP Putu Yudha Prawira membenarkan bahwa pihaknya tengah memburu sembilan tersangka lainnya.

"Kita akan segera menerbitkan surat perintah penangkapan dan Daftar Pencarian Orang (DPO)," kata Putu, Selasa (12/2).

"Pelaku sudah teridentifikasi identitasnya. Terus kita kawal dan lakukan pengembangan kasus ini," sambungnya.

Masih kata Putu, dalam pengembangan itu, polisi juga menemukan petunjuk baru. Otak pelaku penganiayaan sudah diketahui.

"Ada yang menyuruh. Maksudnya menyerang. Siapa yang menyuruh sudah ketangkap. Tapi kita kembangkan, lagi. Untuk mencari aktor di balik ini semua," tegas Putu.

Pasal 340 KUHPidana yang dikenakan kepada para pelaku juga bukan tanpa alasan.

Karena sudah terungkap, para pelaku pengeroyokan ini sudah mendapat perintah dari atasannya.

"Tiba-tiba ada perintah siap-siap. Makanya ada senapan angin dan alat-alat lainnya yang sudah disita menjadi barang bukti," pungkas Putu.

Untuk diketahui, sebelumnya para pelaku menghadang korban Jarisman Saragih yang saat itu melintas bersama anggota IPK lainnya di kawasan Jalan Cemara, Gang Keadilan, Lorong I Timur, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang.***trb/mpc/bs



  • 0 komentar
  • Baca 32 kali