cache/resized/e7c744cd89e31cec761eab760e829fec.jpg
Medan(MedanPunya) Gubernur Edy Rahmayadi menegaskan keharusan Apatur Sipil Negara (ASN) Sumatera ...
cache/resized/6039b8c3883e38106b1a3814f7533f80.jpg
Jakarta(MedanPunya)  KPK mengamankan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dalam operasi tangkap tangan ...
cache/resized/f86de64f77ac713dca1ea98db290abda.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ikut buka suara terkait banyaknya ...

Medan(MedanPunya) Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP-Sumut) berhasil gagalkan peredaran narkotika yang dikendalikan oleh penghuni Lembaga Pemasyarakatan Tanjunggusta.

"Kami berhasil melakukan penangkapan di empat TKP dengan lima orang tersangka," ujar Kepala BNNP Sumut Brigjend Atrial saat menggelar pengungkapan kasus narkoba di kantor BNNP Sumut Jalan Balai POM Medan Estate, Jumat (26/4).

Adapun penangkapan pertama, sambung Atrial yakni di Jalan Lintas Sumatera Desa Padang Halaban, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu Utara pada (13/4/2019) lalu.

"Tersangka yang kami amankan yakni Iyan (30). Ia berperan sebagai kurir yang disuruh oleh Sa (DPO) untuk dikirim kepada Bantut dengan barang bukti sabu sebanyak tiga kilogram," ungkapnya.

Selanjutnya, petugas juga berhasil mengamankan Said Zulham (42) dan Sangkot Hairat Pohan (30) di Gang Aman, Kampung Baru, Tanjung Balai pada Sabtu (13/4/2019) lalu.

"Untuk peran Said sendiri juga sebagai kurir yang di suruh Sa (DPO) untuk mengantarkan Bantut juga. Kedua ini merupakan hasil pengembangan yang tersangka yang pertama diamankan," jelasnya.

Tidak sampai di situ, BNNP Sumut terus mengembangkan penyelidikan terkait jaringan narkoba internasional Malaysia-Indonesia tersebut.

Petugas kembali berhasil mengamankan seorang pelaku lainnya yakni Pebriadi Juhri alias Bantut yang merupakan tujuan para kurir sabu ini.

Bantut diamankan petugas BNNP Sumut di Kampung Baru Gang Sahabat, Kelurahan Kartini, Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara.

"Peran Bantut sebagai penerima sabu dari tiga tersangka yang sudah berhasil diamankan dan sebagai gudang. Bantut ini sendiri diperintahkan oleh pelaku yang mendekam di Tanjung Gusta berinisial DK. Untuk barang bukti kami amankan sabu dengan berat kotor 5602,6 gram, pil ekstasi sebanyak 1900 butir dan pil H5 sebanyak 330 butir," pungkasnya.

Petugas juga berhasil amankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor, enam unit hp, tiga kotak kartu perdana, satu buku catatan, dua buku rekening bank BRI dan Mandiri serta satu kartu ATM BRI.***trb/mpc/bs



  • 0 komentar
  • Baca 175 kali