cache/resized/a169e5794c5351a617f5fa2480cc01f3.jpg
Beijing(MedanPunya) Citra satelit terbaru menunjukkan aktivitas China yang tengah membuat kapal ...
cache/resized/b0464be8544b45de19561aca7b0af046.jpg
Bandar Sri Begawan(MedanPunya) Pemerintah Brunei Darussalam tidak hanya memberlakukan hukuman rajam ...
cache/resized/68a55234bdb2786d58de1973a2ca422d.jpg
Washington(MedanPunya) Presiden AS Donald Trump kembali memuji kerja pasukan AS dalam memerangi ...

Medan(MedanPunya) Salah satu penculik anggota DPRD Medan Boydo Panjaitan telah berhasil ditangkap.

Boydo yang kini telah kembali, dilaporkan sempat diculik saat menyaksikan rekapitulasi suara di Hotel Grand Inna, Jumat (10/5) kemarin.

Tiga hari berselang setelah peristiwa itu, akhirnya pihak kepolisian berhasil menangkap salah seorang pelaku penculikan.

"Ada satu sudah kita amankan. Saat ini lagi kita dalami motifnya. Saya yakin nggak ada masalah soal suara," kata Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto yang ditemui di Hotel Santika Dyandra Premier, Senin (13/5).

Menurut Kapolda, pihaknya maish mendalami motif penculikan itu. Namun, Agus mengungkapkan bahwa peristiwa itu adalah permasalahan internal partai.

"Khusus kasus yang dilaporkan oleh Boydo, murni soal sengketa pemilihan umum di internal mereka," ungkapnya.

Kapolda belum mau membeberkan siapa nama pelaku yang telah diamankan tersebut.

Anggota DPRD Medan Boydo Panjaitan dari Fraksi PDIP diculik oleh sejumlah orang pasca-menjadi saksi rakapitulasi suara di Hotel Grand Inna, Jumat (10/5).

Diduga, pelaku yang menculik Boydo adalah salah seorang calon legislatif dari Partai PDIP juga. Ada dugaan, penculik merasa tidak puas dan telah terjadi sengketa pemilu.

"Benar, saya ditarik paksa ke mobil. Dibawa pergi. Kawan-kawan wartawan juga banyak yang lihat (peristiwa penculikan)," ucap Boydo.

Boydo sangat mengenal para pelaku penculikan. Ditanya lebih dalam identitas pelaku pencurian, Boydo belum bersedia menjelaskan.

"Jangan sekarang. Tunggu saja kepolisian," sambungnya.

Boydo menyampaikan kalau pihaknya sudah membuat laporan ke Polrestabes Medan.

Selanjutnya, kasus ini diminta untuk ditangani Polda Sumut.

"Sudah lapor ke polres. Mudah-mudahan Polda Sumut segera cepat ambil alih kasus ini," pungkasnya.***trb/mpc/bs



  • 0 komentar
  • Baca 8 kali