cache/resized/a169e5794c5351a617f5fa2480cc01f3.jpg
Beijing(MedanPunya) Citra satelit terbaru menunjukkan aktivitas China yang tengah membuat kapal ...
cache/resized/b0464be8544b45de19561aca7b0af046.jpg
Bandar Sri Begawan(MedanPunya) Pemerintah Brunei Darussalam tidak hanya memberlakukan hukuman rajam ...
cache/resized/68a55234bdb2786d58de1973a2ca422d.jpg
Washington(MedanPunya) Presiden AS Donald Trump kembali memuji kerja pasukan AS dalam memerangi ...

Medan(MedanPunya) Dodi Martin Pasaribu (19) warga Jalan Karya 7, Garapan, Kecamatan Medan Sunggal dan Wilmanto Manalu (19) warga Jalan Karya 7 Gang Pringgan kini merasakan tinggal di balik jeruji besi.

Pasalnya kedua remaja tersebut diduga melakukan aksi pencurian sepeda motor.

Tidak tanggung-tanggung, kedua pelaku tercatat telah melakukan lima kali aksi pencurian sepeda motor bersama tiga orang temannya.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Trila Murni.

Ia mengatakan bahwa pihaknya telah mengamankan dua dari lima komplotan curanmor.

"Yang berhasil diamankan Dodi, Wilmanto. Sedangkan tiga lainnya yakni, RS, IB dan MN sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)," ujarnya, Kamis (13/6).

Lebih lanjut dijelaskan Trila, berdasarkan laporan masyarakat yang tertuang dalam
Lp/270/IV/2019/SU/Polrestabes Medan/Spk Medan Helvetia.

Bahwa salah seorang korban membuat pengaduan pada Kamis (18/5/2019) lalu, saat korban hendak membuang sampah sepeda motor yang diparkirnya di teras telah hilang.

"Kakak korban mengira bahwa kereta adiknya tersebut dibawanya. Korban masuk ke dalam, ternyata adiknya berada di rumah. Lalu kakak korban mengatakan 'keretamu tidak ada di depan'. Korban pun keluar dari dalam rumah melihat ke teras dan sepeda motor miliknya telah tiada," ujarnya.

Tidak hanya itu, masih dikatakan Trila, dari laporan masyarakat lainnya yang tertuang dalam Lp/340/V/2019/SU/Polrestabes Medan/Spk medan helvetia, juga terjadi pencurian sepeda motor pada Jumat (10/5) di Jalan Helvetia Raya, Kecamatan Medan Helvetia.

"Korban saat itu pulang kerja dan masuk ke dalam rumah untuk beristirahat. Namun pada esok harinya usai serapan, sepeda motor yang terparkir dalam keadaan stang terkunci telah hilang," ungkapnya.

Menindaklanjuti dua laporan masyarakat tersebut, petugas Polsek Medan Helvetia kemudian mengumpulkan bukti berupa rekaman CCTV.

Dari rekaman CCTV pada pukul 23.02 WIB, terlihat dua orang pelaku hendak mengangkat sepeda motor, namun karena tidak sanggup, mereka pergi.

Kemudian pelaku kembali lagi pada pukul 23.12 WIB, bersama seorang pelaku yang lain, mengangkat dan membawa pergi sepeda motor pelapor.

"Setelah kami lakukan penyelidikan. Kami berhasil amankan dua pelaku di Jalan Beringin Raya tepatnya di depan Lapangan Tembak Perbakin, pada Selasa (4/6) lalu. Setelah dilakukan pemeriksaan keduanya mengaku lima kali beraksi bersama tiga temannya yang belum tertangkap," ungkap Trila.

Dari tangan keduanya, petugas amankan satu unit sepeda motor Honda Blade warna oranye, BK 4161 AHB. Dan sebilah pisau.***trb/mpc/bs



  • 0 komentar
  • Baca 17 kali