cache/resized/a169e5794c5351a617f5fa2480cc01f3.jpg
Beijing(MedanPunya) Citra satelit terbaru menunjukkan aktivitas China yang tengah membuat kapal ...
cache/resized/b0464be8544b45de19561aca7b0af046.jpg
Bandar Sri Begawan(MedanPunya) Pemerintah Brunei Darussalam tidak hanya memberlakukan hukuman rajam ...
cache/resized/68a55234bdb2786d58de1973a2ca422d.jpg
Washington(MedanPunya) Presiden AS Donald Trump kembali memuji kerja pasukan AS dalam memerangi ...

Medan(MedanPunya) Anggota DPRD Medan Jangga Siregar diterpa isu tak sedap. Nama Politisi Hanura ini dibawa dalam status facebook Risma Wati.

Pada tulisannya, perempuan tersebut mengaku memiliki hubungan intim dengan Jangga Siregar, bahkan ada benih di rahimnya. Postingan tersebut ditulis pada 10 Juni 2019 pukul 21.08 WIB.

Berikut postingan lengkapnya;

Too Bpk DPR yg terhormat Jangga Siregar. Aku bukan sosok sandiwara yang ahli dalam memerankan karakternya.

Aku juga bukan artis yang ahli dalam memerankan perannya.

Namun aku hanyalah seseorang yang sedang berusaha bersandiwara terhadap diriku sendiri, mungkin bersandiwara untuk dirimu juga dan juga beberapa orang disekelilingku.

Karakter dan peranku saat ini pun sangat sulit ku jalani, butuh tenaga extra dan jiwa yang kuat untuk menjalaninya.

Butuh air mata untuk melalui setiap alurnya.

Aku harus seolah-olah bisa melupakanmu.

Aku harus seolah-olah tidak memperdulikanmu. Aku harus seolah-olah tidak menyayangimu lagi.

Aku harus seolah-olah tidak merindukanmu.

Aku harus seolah-olah baik-baik saja tidak adanya kamu di hidupku.

Aku harus bersikap bahwa aku bisa menjalani ini semua tanpa kamu, tanpa hadirnya kamu di hidupku lagi.

Di depan mereka yang mengenalku, aku harus berkata "Aku baik-baik saja, dan kini aku telah berhasil melupakanmu".

Terkadang aku merasa berada di titik lelah, tapi jika aku mundur? Apa semua akan justru baik-baik saja setelah kepergianku atau bahkan sebaliknya.

Bahkan aku selalu ragu terhadap perasaanku sendiri.

Selama ini aku terus mencoba memahami dimana letak egoku itu dan semua perihal kamu, namun waktu demi waktu dan hari demi hari kamu semakin berbeda, kamu semakin jauh.

Coba jelaskan apa kesalahan terbesarku? Dan apa kekuranganku? Lalu di mana letak sebuah perasaanmu yang sudah membuat aku yakin jatuh dan cinta kepadamu dulu, seakan kini semuanya memudar setelah kamu berhasil mampu membuat Benih di Rahim ku.

Kini kamu tak seindah dulu, kamu tak sebaik dulu, bahkan kamu sama sekali tak sehangat dulu.

Aku kini benci kamu namun aku sulit pergi dari mu, jujur itu sangat sulit sekali.

Terkadang sesekali aku ingin berteriak bahwa kamu itu "JAHAT".

Kamu menjatuhkan sekaligus menghancurkan hidupku. Kamu bohong dengan semua ucapan janji manismu, kamu lupakan dan hancurkan mimpi-mimpi yang pernah kita bicarakan.

Padahal kamu tau perasaan ini selalu utuh untukmu dan pada akhirnya kamu hancurkan dengan sikapmu sendiri, seharusnya kamu tidak usah membuatku yakin dengan perasaanmu terhadapku.

Kalau pada akhirnya kamu membuat aku terluka lebih parah seperti ini, betapa sesaknya luka di hatiku yang kamu buat bahkan tak bisa terkendali.

Kamu menyiksa malam-malamku dengan air mata, sekarang kamu sama sekali tdk perduli dengan keadaanku.

Padahal aku ini juga istrimu.

Postingan Risma Wati pun mendapat berbagai komentar, baik positif maupun negatif.

Dikonfirmasi terkait hal tersebut Jangga Siregar tak berkomentar banyak.

 Jangga mengatakan bahwa hal tersebut tidak benar.

"Tidak benar itu. Saya lagi di Jakarta, di Kementerian Koperasi, ada kegiatan," ujarnya, Kamis (13/6).

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura Sumut, Edison Sianturi mengaku baru mendengar dan tidak tahu menahu perihal isu itu.

"Wah saya baru mendengar ini, sama sekali tidak tahu,"ujarnya, Kamis (13/6).

Edison mempersilakan agar menanyakan isu tersebut ke pengurus DPC Medan.

Hal senada disampaikan Fungsionaris Hanura lainnya Fahrizal Effendi Nasution.

Fahrizal mengaku baru mendengar isu tersebut.

"Atas nama siapa? Beredar di mana? Saya tidak bisa berkomentar ini, kebetulan masih di luar kota;" tambahnya.

Sekretaris DPC Partai Hanura Medan, Hendra DS, enggan berkomentar banyak terkait isu miring yang menerpa kadernya tersebut.

Ia mengatakan permasalahan tersebut merupakan ramah pribadi yang tak dicampuri oleh partai.

"Waduh tanya sama beliau saja ya, soalnya itu urusan pribadi dia," katanya.

Hendra mengatakan pihaknya hanya bisa menyarankan agar masalah tersebut dapat diselesaikan dengan baik.***trb/mpc/bs






  • 0 komentar
  • Baca 15 kali