cache/resized/03ae02c03a497507a5cc772e7d2ad074.jpg
Jakarta(MedanPunya) Mahkamah Agung (MA) menyunat hukuman mantan Menteri Sosial Idrus Marham. Ia ...
cache/resized/e7c744cd89e31cec761eab760e829fec.jpg
Medan(MedanPunya) Gubernur Edy Rahmayadi menegaskan keharusan Apatur Sipil Negara (ASN) Sumatera ...
cache/resized/6039b8c3883e38106b1a3814f7533f80.jpg
Jakarta(MedanPunya)  KPK mengamankan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dalam operasi tangkap tangan ...

Medan(MedanPunya) Diduga memiliki kelainan sex, seorang pria asal Pangkalan Brandan, diamankan petugas Polsek Percutseituan. Adapun identitas pelaku RS (23) warga Securai Pasar I, Pangkalan Brandan.

Ia terpaksa diamankan petugas karena diduga melakukan perbuatan tidak pantas terhadap dua bocah M (10) dan G (8).

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tidak terpuji yang dilakukan pelaku terhadap kedua korban terjadi pada, Senin (8/7) sekitar pukul 14.00 WIB.

Di mana saat itu RS yang kini berdomisili di rumah keluarganya Jalan Masjid Ulayat, memanggil M dan G untuk ke rumahnya dengan alasan meminta dikusuk.

Kedua bocah laki-laki yang polos itu tidak ada merasa curiga sehingga menuruti permintaan pelaku yang berprofesi sebagai kuli bangunan itu.

Saat keduanya sampai di rumah pelaku, ia pun langsung mengunci pintu rumah.

Selanjutnya pelaku itu pun memaksa abang beradik tersebut untuk melakukan hal yang tak pantas.

Usai memenuhi hasratnya, pelaku pun menyuruh keduanya untuk keluar dari rumah itu.

Namun disaat bersamaan ibu para korban, SY melihat dan curiga dengan gerak-gerik anaknya. M dan G diminta pulang ke rumah lalu diinterogasi. Mendengar penjelasan dari kedua anaknya, SY emosi bercampur kesal.

SY membawa anaknya ke Polsek Percut Sei Tuan untuk membuat laporan yang tertuang di Nomor: LP/1809/VII/2019/SPKT Percut.

Dari hasil pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi, Selasa sekira pukul 01.00 WIB pelaku diamankan polisi dari rumah keluarganya.

Saat dikonfirmasi Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Subroto benar pelaku sudah diamankan.

"Pelaku dijerat dengan Pasal Pencabulan terhadap anak di bawah umur dan terancam 15 tahun penjara," pungkasnya, Kamis (11/7).***trb/mpc/bs



  • 0 komentar
  • Baca 139 kali