cache/resized/e7c744cd89e31cec761eab760e829fec.jpg
Medan(MedanPunya) Gubernur Edy Rahmayadi menegaskan keharusan Apatur Sipil Negara (ASN) Sumatera ...
cache/resized/6039b8c3883e38106b1a3814f7533f80.jpg
Jakarta(MedanPunya)  KPK mengamankan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dalam operasi tangkap tangan ...
cache/resized/f86de64f77ac713dca1ea98db290abda.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ikut buka suara terkait banyaknya ...

Medan(MedanPunya) Kapolsek Patumbak, Ajun Komisaris Polisi Ginanjar Fitriadi, sudah kembali beraktivitas seperti sediakala. Meski bekas luka pada pelipis matanya masih terlihat, orang nomor satu di Polsek Patumbak ini mendatangi Polrestabes Medan.

Kedatangan Kapolsek beserta anggota yakni membuat laporan resmi terkait kejadian yang dialaminya bersama anggotanya.

Sebelumnya, AKP Ginanjar Fitriadi dikeroyok dan dianiaya saat penggerebekan kampung narkoba (GKN) di Marindal I, Kecamatan Patumbak pada Kamis (8/8) lalu.

Pasca pengeroyokan bandar narkoba, AKP Ginanjar pun mengalami luka di bagian wajah dan dirawat di RS Asia Columbia.

Tidak hanya Ginanjar, seorang anggotanya juga terlihat masih dalam kondisi penyembuhan karena mengalami luka goresan di dekat hidungnya.

Saat ditanya kedatangan polisi berpangkat balok tiga emas ini mengatakan bahwa dirinya membuat laporan resmi.

"Jadi pada hari ini kami buat laporan akan terjadinya pengeroyokan saat grebek kampung narkoba," ujarnya, Selasa (13/8).

"Untuk pelaku, sudah beberapa yang terindentifikasi. Ada beberapa nama yang kita dapatkan dan kami masih lakukan pengejaran," jelasnya.

Terkait penggerebekan kampung narkoba tersebut, petugas kepolisian sebelumnya telah mengamankan pelaku utama.

Namun saat pengembangan, sesuai informasi yang dihimpun, pelaku mencoba melarikan diri dan melawan petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur.

Sebelumnya, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan hari ini Senin (12/8) kemarin, Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar sudah mulai beraktifitas.

"Sampai dengan hari ini kami masih melakukan penyelidikan kasus penganiayaan terhadap anggota kita. Sebagian pelaku pengeroyokan dan penganiayaan sudah teridentifikasi. Kita minta segera pelaku lainnya menyerahkan diri," ujarnya.

Lebih lanjut dikata Dadang, untuk beberapa pelaku sudah diamankan.

Untuk pelaku yang diamankan dari lokasi kejadian lebih ditekankan pada kasus keterlibatan narkotika.***trb/mpc/bs



  • 0 komentar
  • Baca 96 kali