cache/resized/e7c744cd89e31cec761eab760e829fec.jpg
Medan(MedanPunya) Gubernur Edy Rahmayadi menegaskan keharusan Apatur Sipil Negara (ASN) Sumatera ...
cache/resized/6039b8c3883e38106b1a3814f7533f80.jpg
Jakarta(MedanPunya)  KPK mengamankan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dalam operasi tangkap tangan ...
cache/resized/f86de64f77ac713dca1ea98db290abda.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ikut buka suara terkait banyaknya ...

Medan(MedanPunya) DPRD Sumatera Utara (Sumut) memutuskan menggunakan tata tertib (tatib) dewan periode sebelumnya. Alasannya, tatib lama masih relevan.

Wakil Ketua DPRD Sumut definitif dari Fraksi PKS, Salman Al Farisi mengatakan, dewan sempat dua kali membahas tatib. Tatib yang dibahas yakni tahun 2015 dan 2018.

"Kita sepakat akan menggunakan tatib terakhir, periode sebelumnya, yang disahkan tahun 2018 yang lalu," kata Salman, Selasa (15/10).

Kesepakatan menggunakan tatib lama itu, kata Salman, karena relevansinya dengan situasi saat ini. Kebutuhan DPRD periode 2019-2024 dinilai masih dapat terpenuhi dengan menggunakan tatib lama.

"Menurut hemat kita, tatib tersebut bisa untuk menjalankan kinerja DPRD Sumut. Tapi ini belum diparipurnakan. Kita tunggu kesepakatan dari kelompok kerja terkait dengan jadwal penetapan tatib," sambung Salman.

Tatib dewan yang nantinya dituangkan dalam Peraturan DPRD Sumut itu, mengatur berbagai hal. Antara lain hak dan kewajiban anggota dewan, pelaksanaan hak, hak imunitas, dan protokoler.

Selain itu juga mengatur ihwal pemberhentian pimpinan, hingga mekanisme persidangan, rapat dan pengambilan keputusan.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 34 kali