cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Medan(MedanPunya) Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin, ditemukan tewas di area kebun sawit di wilayah Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Ketua PN Medan, Sutio Jumadi Akhirno, mengecek kasus-kasus yang ditangani Jamaluddin.

"Saya sudah menelusuri lewat anggota majelis lain, apakah ada terdeteksi perkara-perkara tertentu yang menarik perhatian. Perkara yang berat dan potensi ke arah itu," ujar Sutio di PN Medan, Medan, Senin (2/12).

Dari penelusuran yang dilakukan, Sutio mengatakan tidak ada perkara yang berpotensi dan mengarah ke perbuatan kriminal.

"Majelis mengatakan, tidak ada perkara ke arah apakah selama ada teror, dan ancaman. Apakah ada unjuk rasa dan sebagainya," jelasnya.

"Semua perkara biasa saja dan beliau ini banyak menangani perkara pidana, perdata, niaga, PHI. Di kita sama aja semua kasus, tidak ada kasus besar dan kecil," imbuh Sutio.

Sementara itu, polisi masih melakukan penyelidikan terkait dugaan pembunuhan terhadap hakim yang juga Humas PN Medan itu. Polisi telah melakukan memeriksa 4 orang saksi.

"Sudah ada 4 orang saksi yang diperiksa. Selain itu CCTV di PN Medan juga sudah kita periksa," ujar Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan.

Diketahui, hakim PN Medan Jamaluddin ditemukan tewas di mobil miliknya di area kebun sawit Desa Suka Rame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Jumat (29/11). Jasadnya dibawa ke RS Bhayangkara untuk di autopsi.

Polisi menemukan luka mencurigakan di leher Jamaluddin. Polisi masih menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab terjadinya kematian korban.

Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto menduga Jamaluddin adalah korban pembunuhan. Selain itu, Agus menyebutkan pelakunya diduga orang dekat dari korban.

"Sedang didalami. Artinya, bahwa kemungkinan dibunuh. Tapi kayaknya dugaan kita orangnya tidak jauh (dari korban)," kata Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto di Lapangan Merdeka, Medan, Minggu (1/12).***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 128 kali