cache/resized/03ae02c03a497507a5cc772e7d2ad074.jpg
Jakarta(MedanPunya) Mahkamah Agung (MA) menyunat hukuman mantan Menteri Sosial Idrus Marham. Ia ...
cache/resized/e7c744cd89e31cec761eab760e829fec.jpg
Medan(MedanPunya) Gubernur Edy Rahmayadi menegaskan keharusan Apatur Sipil Negara (ASN) Sumatera ...
cache/resized/6039b8c3883e38106b1a3814f7533f80.jpg
Jakarta(MedanPunya)  KPK mengamankan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dalam operasi tangkap tangan ...

Medan(MedanPunya) Tim Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan mengamankan tiga orang komplotan begal yang beraksi meresahkan masyarakat. Dalam menjalankan aksinya, para komplotan selalu menghentikan calon korban dan menuduh telah menganiaya adik mereka.

Ketiga pelaku yang ditangkap adalah Alpa Bintara (25) warga Jalan Besar Bagan Deli, Lorong Proyek, Kecamatan Medan Belawan.

Hamdan (33) warga Lorong ujung Tanjung Alwasliyah, Kecamatan Medan Belawan.

Serta Ranu Nasution (26) warga Lorong Mesjid Bagan, lingkungan 4, Kecamatan Medan Belawan.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis mengatakan penangkapan para pelaku berawal saat aksi mereka di Jalan Ileng Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan.

"Ketiga tersangka, saat itu melihat korban mengendarai sepeda motor Honda Sonic, dalam keadaan sendirian. Ketiganya kemudian memepet korban hingga jatuh ke aspal," kata Ikhwan, Senin (2/12).

Ikhwan menjelaskan bahwa dalam melancarkan aksinya, salah satu pelaku Hamdan langsung menanyai korban dengan kata-kata 'kau yang memukuli adek ku'. Merasa tidak melakukan tindakan, korban kemudian meminta pertolongan kepada warga.

"Oleh warga sekitar, korban bersama 3 orang tersangka kemudian diamankan hingga petugas dari Polres Belawan tiba dilokasi," ujarnya.

Kemudian, korban dan para pelaku dibawa ke Polres Pelabuhan Belawan untuk penyidikan. Setelah mereka diintrogasi, ketiga pelaku yang mengakui kesalahan dan perbuatannya.

"Ketiga tersangka mengaku bersalah telah merencanakan perampokan kereta dengan cara memepet korban hingga jatuh. Ketiganya pura pura menuduh korban telah memukul salah satu adeknya," bebernya.

Masih kata Ikhwan, bahwa setelah diinterogasi, otak pelaku perampokan tersebut adalah Ranu Nasution.

"Dari pengakuannya, para tersangka baru sekali ini melakukan perampokan kereta," jelas Ikhwan.***trb/mpc/bs



  • 0 komentar
  • Baca 10 kali