cache/resized/03ae02c03a497507a5cc772e7d2ad074.jpg
Jakarta(MedanPunya) Mahkamah Agung (MA) menyunat hukuman mantan Menteri Sosial Idrus Marham. Ia ...
cache/resized/e7c744cd89e31cec761eab760e829fec.jpg
Medan(MedanPunya) Gubernur Edy Rahmayadi menegaskan keharusan Apatur Sipil Negara (ASN) Sumatera ...
cache/resized/6039b8c3883e38106b1a3814f7533f80.jpg
Jakarta(MedanPunya)  KPK mengamankan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dalam operasi tangkap tangan ...

Jakarta(MedanPunya) Ketua Komisi Yudisial ( KY) Jaja Ahmad Jayus meminta seluruh hakim di daerah untuk lebih waspada menyusul peristiwa ditemukannya hakim yang juga Humas Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin dalam kondisi tak bernyawa di dalam mobil.

"Dengan kejadian ini, kami mengimbau ke depan harus hati-hati. Bagaimanapun juga ketika menangani perkara tentunya ada yang menghargai putusan dan ada yang keberatan terhadap putusan itu," kata Jaja, Selasa (3/12).

Oleh karena itu, kata Jaja, hakim yang menangani perkara harus benar-benar waspada atas segala risiko yang timbul dari hasil putusan perkara tersebut.

"Harus diperhatikan dengan jeli, risiko masalah yang bisa muncul itu harus diperhatikan dan harus hati-hati," kata dia.

Jaja menuturkan dalam menjalankan tugas, hakim biasanya mendapatkan pengawalan dari kepolisian. Meski demikian, pengawalan itu tidak melekat dalam keseharian hakim.

"Memang perlu ada pengamanan secara khusus kepada hakim. Nanti kita akan bersama-bersama Mahkamah Agung akan mendorong agar hakim nantinya perlu mendapatkan peningkatan pengamanan tentunya," kata dia.

Saat ini, KY sendiri sedang mendalami sumber masalah yang menyebabkan peristiwa ini terjadi.

"Intinya KY dengan berbagai sumbernya nanti kita akan lihat apa penyebabnya. Apakah itu kecelakaan atau persoalan lain tentunya KY akan melakukan suatu pendalaman terhadap berita yang kita peroleh tentunya," ujarnya.

Hakim Jamaluddin, warga Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor itu ditemukan meninggal dunia di area kebun sawit milik masyarakat di Dusun II Namo Bintang Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang, Jumat (29/11) siang.

Pada saat ditemukan, korban berada di dalam mobil Toyota Land Cruiser Prado BK 77 HD dalam keadaan kaku terlentang di bangku mobil nomor dua.

Ia ditemukan dengan kondisi tidak bernyawa lagi dengan posisi miring dan wajah mengarah ke bagian depan.

Usai menjalani otopsi di RS Bhayangkara Medan, jenazah hakim Jamaluddin (55) langsung dibawa ke kampung halamannya di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Sabtu (30/11) subuh.***kps/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 13 kali