cache/resized/de63f0d2a22d502cee5872cc2ecad34c.jpg
MedanPunya - Menyusul ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, diretas melalui file video yang ...
cache/resized/e8817f3e820125f5141ada3a1cb021dd.jpg
Teheran(MedanPunya) Seorang anggota parlemen Iran menawarkan uang sebesar US$ 3 juta (Rp 40,3 ...
cache/resized/b08c12473eaedd350872fbba9d495169.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan ada cucu usaha dari PT Garuda Indonesia ...

Medan(MedanPunya) PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I, Sumatera Utara menyiapkan 44 rangkaian perjalanan kereta api menghadapi Natal dan tahun baru 2020. Petugas memprediksi lonjakan penumpang tahun ini naik 3 persen dari sebelumnya.

"Untuk persiapan kita memasuki Natal dan tahun baru 2020. Kita mempersiapkan 44 perjalanan kereta api. Dimana, masa angkutan Natal dan tahun baru ini selama 18 hari dimulai dari 19 Desember mendatang hingga 5 Januari 2019," kata Manager Humas PT KAI Divre I Sumatera Utara, M Ilud Siregar, Senin (1/12).

Ilud menyebutkan, dalam pelaksanaannya nanti, pihaknya juga mempersiapkan 29 unit lokomotif dan 87 unit kereta api. Selanjutnya, memprediksi lonjakan penumpang lebih banyak dari tahun sebelumnya.

"Dalam pelaksanaan itu juga kita mempersiapkan 29 unit lokomotif, 87 unit kereta, dan selanjutnya juga memprediksi 3 persen penambahan penumpang dari tahun sebelumnya sebanyak 281 581 ribu orang, kita prediksi tahun ini mencapai 290 427 ribu penumpang," sebut Ilud.

Ilud juga menuturkan lonjakan penumpang diperkirakan mulai pada hari Rabu. Sejumlah persiapan lainnya pun sudah dilakukan, termasuk pengamanan. "Puncaknya kita prediksi pada hari Rabu ini. Untuk pengamanan, kita siapkan 300 orang dan 38 dari TNi-Polri. Kemudian untuk prasarana kita siapkan sebanyak 461 petugas," ujar Ilud.

Ilud berharap agar para penumpang yang ingin bepergian menggunakan kereta api jelang Natal dan tahun baru 2020 agar secepatnya melakukan transaksi pembelian tiket agar tidak ramai nantinya.

"Kita berharap para penumpang segera melakukan transaksi pembelian tiket agar tidak ramai nantinya. Sampai saat ini, laporannya sudah 10 hingga 20 persen terjadi lonjakan penumpangnya," sebut Ilud.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 57 kali